Dark/Light Mode

CEO Hyppe Ajak Masyarakat Beralih ke Media Sosial Lokal yang Lebih Sehat

Kamis, 30 April 2026 10:51 WIB
Foto: Hyppe.
Foto: Hyppe.

RM.id  Rakyat Merdeka - CEO Magindran mengungkapkan alasan di balik kehadiran Hyppe, aplikasi media sosial lokal yang dikembangkan sepenuhnya oleh perusahaan Indonesia.

Platform ini disebut sebagai respons atas berbagai persoalan yang kerap muncul di media sosial global. Menurutnya, isu kebocoran data, penipuan, hingga maraknya konten pornografi menjadi perhatian serius.

Karena itu, Hyppe dirancang sebagai media sosial yang lebih sehat, aman, dan ramah bagi masyarakat, terutama generasi muda.

“Kami ingin menghadirkan sosial media yang tidak ada pornografi, tidak ada hoaks, dan tidak ada manipulasi. Ini penting karena anak-anak bangsa adalah tulang punggung negara,” ujarnya, dikutip Kamis (30/4/2026). 

Selain aspek keamanan, Hyppe juga mengusung konsep creator economy dan user economy. Melalui konsep ini, pengguna tidak hanya menjadi konsumen konten, tetapi juga berpeluang memperoleh keuntungan dari aktivitas mereka di platform.

Baca juga : Mendikdasmen Ajak Masyarakat Benahi Pendidikan

Magindran menjelaskan, pengguna akan mendapatkan poin yang bisa ditukar dengan berbagai hadiah. Sistem berbagi keuntungan juga diterapkan agar pengguna tidak hanya sekadar menonton iklan tanpa imbalan.

Dari sisi keamanan, Hyppe menerapkan verifikasi ketat melalui KTP dan teknologi Know Your Customer (KYC), sehingga identitas pengguna dipastikan asli.

Selain itu, teknologi kecerdasan buatan (AI) digunakan untuk mendeteksi konten negatif seperti pornografi, ujaran kebencian, hingga penipuan secara otomatis.

“Konten negatif akan langsung terdeteksi dan diturunkan tanpa harus menunggu laporan,” tambahnya.

Magindran menegaskan bahwa perlindungan data pengguna menjadi prioritas utama. Ia menyebut, platform ini berada di bawah pengawasan pemerintah dan telah melalui proses audit dari kementerian terkait, termasuk Kementerian Komunikasi dan Informatika.

Baca juga : Telkomsel Ajak Masyarakat Wujudkan Aksi Nyata Jaga Lingkungan

Dari sisi legalitas, Hyppe diklaim telah mengantongi izin lengkap, baik sebagai platform media sosial maupun untuk aktivitas jual beli konten digital.

Lebih jauh, Hyppe juga membuka peluang bagi pelaku UMKM untuk berkembang. Pelaku usaha dapat mempromosikan produk secara gratis melalui konten, bahkan mengarahkan transaksi langsung ke toko online masing-masing.

“UMKM bisa langsung jualan di platform ini tanpa biaya. Ini bentuk dukungan kami untuk ekonomi lokal,” jelasnya.

Meski menghadapi tantangan seperti pendanaan dan persaingan dengan platform global, Magindran optimistis Hyppe mampu bersaing dengan dukungan masyarakat dan pemerintah.

Ia menargetkan dalam dua tahun ke depan, Hyppe dapat sejajar dengan media sosial internasional.

Baca juga : Blibli Ajak Masyarakat Kelola Limbah Elektronik Lewat Gadget for Good

“Kalau masyarakat sadar akan risiko aplikasi luar dan mendukung produk lokal, kami siap bersaing demi negara,” tegasnya.

Di akhir pernyataannya, ia mengajak masyarakat Indonesia untuk mulai beralih ke platform lokal sebagai bentuk kontribusi dalam menjaga generasi mendatang dari dampak negatif media sosial.

“Kalau ingin memberi manfaat untuk anak cucu ke depan, saatnya kita punya dan gunakan sosial media sendiri,” pungkasnya.

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.