Dark/Light Mode

Rumahnya Kebakaran, Anggota IV BPK Meninggal Dunia

Sabtu, 9 Mei 2026 08:11 WIB
Foto: Antara
Foto: Antara

RM.id  Rakyat Merdeka - Anggota IV Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) Haerul Saleh meninggal dunia akibat kebakaran yang melanda rumah pribadinya di Jalan TB Simatupang Nomor 3, Tanjung Barat, Jagakarsa, Jakarta Selatan, Jumat (8/5/2026) pagi. Korban ditemukan di ruang kerjanya di lantai empat rumah tersebut setelah api berhasil dipadamkan petugas pemadam kebakaran.

Haerul sempat dievakuasi dan dilarikan ke RSUD Pasar Minggu untuk mendapatkan pertolongan medis. Namun, nyawanya tidak tertolong.

Kepala Suku Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan (Gulkarmat) Jakarta Selatan Asril Rizal mengatakan laporan kebakaran diterima setelah warga melihat asap hitam mengepul dari lantai empat rumah korban.

“Petugas tiba pukul 08.05 WIB dan api berhasil dipadamkan sekitar 40 menit kemudian,” katanya.

Sebanyak 48 personel dengan dukungan 12 unit pemadam kebakaran dikerahkan ke lokasi untuk memadamkan api.

Baca juga : Gerakkan Ekonomi, Anggaran MBG 249 T Mengalir Ke Daerah

Berdasarkan keterangan warga, kebakaran diduga dipicu sisa tiner usai renovasi rumah. Akibat kejadian itu, sekitar 80 persen bangunan di lantai empat hangus terbakar.

Kapolres Metro Jakarta Selatan I Putu Yuni Setiawan mengatakan, lantai empat rumah tersebut merupakan ruang kerja Haerul Saleh saat kebakaran terjadi. “Satu lantai ruang kerja di lantai empat saja,” ujarnya.

Menurut dia, saat proses evakuasi berlangsung, petugas masih menemukan api di dalam ruangan tersebut. Ia juga menyebut tiga orang Asisten Rumah Tangga (ART) berhasil menyelamatkan diri dalam insiden itu.

Polisi masih mendalami kronologi lengkap kejadian, termasuk mencocokkan keterangan saksi dan barang bukti yang ditemukan di lokasi. “Olah TKP sedang dilaksanakan. Dari situ persesuaian keterangan saksi dan alat bukti nanti bisa menjelaskan semuanya,” kata Yuni.

Saksi sekaligus penjaga rumah bernama Arpen mengaku sempat mendengar empat orang berteriak meminta tolong dari lantai empat saat kebakaran terjadi.

Baca juga : Duka Jelang May Day, Aktivis KSPSI Bekasi Meninggal Dunia Usai Disiram Air Keras

“Mereka berempat teriak minta tolong. Nah tiganya mereka bisa keluar,” ujarnya.

Usai dievakuasi ke RSUD Pasar Minggu, jenazah Haerul disemayamkan di rumah duka di kawasan Pondok Pinang, Jakarta Selatan, sebelum diberangkatkan ke kampung halamannya di Kabupaten Kolaka, Sulawesi Tenggara.

Sejumlah pimpinan BPK turut mengusung peti jenazah menuju mobil jenazah untuk diberangkatkan ke Bandara Halim Perdanakusuma sebelum diterbangkan ke Kolaka.

Istri almarhum, Anita Hardiana, tampak menangis saat mendampingi proses pemberangkatan jenazah.

Ucapan duka turut disampaikan Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman yang mengenang Haerul sebagai sosok sederhana dan memiliki dedikasi tinggi terhadap bangsa dan negara.

Baca juga : DPR Dukung Kebijakan Energi, Kelas Menengah Diminta Tahan Diri

“Kami keluarga besar Kementerian Pertanian turut berduka cita yang sedalam-dalamnya atas wafatnya Bapak Haerul Saleh. Beliau adalah pribadi yang baik, tenang, sederhana, dan memiliki komitmen besar dalam menjaga integritas,” ujar Amran dalam keterangan tertulis.

Ketua Komisi XI DPR Mukhamad Misbakhun juga menyampaikan belasungkawa dan mengenang almarhum sebagai sosok rendah hati serta berdedikasi tinggi dalam menjalankan tugas negara.

“Saya mengenal beliau sebagai orang yang sederhana, memiliki komitmen kuat terhadap tanggung jawab,” kata Misbakhun.

Senada dengan itu, Wakil Ketua Komisi XI DPR Fauzi Amro turut menyampaikan duka cita atas wafatnya Haerul Saleh. “Selamat jalan sahabat yang baik,” demikian pesan duka Fauzi.

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.