Dark/Light Mode

Bahlil Penasaran Sosok Pencipta Lagu MBG: Saya Mau Ajak Ngobrol dan Makan

Jumat, 29 Mei 2026 22:32 WIB
Menteri ESDM Bahlil Lahadalia (kanan) berbincang dengan  Utusan Khusus Presiden Bidang Pembinaan Generasi Muda dan Pekerja Seni Raffi Ahmad di Tanah Suci Mekkah. (Foto: IG)
Menteri ESDM Bahlil Lahadalia (kanan) berbincang dengan Utusan Khusus Presiden Bidang Pembinaan Generasi Muda dan Pekerja Seni Raffi Ahmad di Tanah Suci Mekkah. (Foto: IG)

RM.id  Rakyat Merdeka - Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia mengaku penasaran, ingin tahu pencipta lagu MBG yang mencantumkan namanya dalam lirik lagu tersebut.

Asal tahu saja, lagu MBG yang viral di TikTok dan Instagram sekitar akhir Mei 2026, tidak merujuk pada Makan Bergizi Gratis yang merupakan program prioritas pemerintah.

MBG dalam lagu tersebut merupakan singkatan Mas Bahlil Ganteng. "MBG… Mas Bahlil ganteng
Buah apa yang paling manis? Buahlil…
," demikian kutipan lagu viral tersebut.

"Kalau itu, asli penasaran. Dinda, saya minta tolong untuk mengundang yang bersangkutan, jika berkenan. Saya akan mengundang untuk berbincang-bincang sekaligus makan," kata Bahlil kepada Utusan Khusus Presiden Bidang Pembinaan Generasi Muda dan Pekerja Seni Raffi Ahmad di Tanah Suci Mekkah, dalam video dengan backsound lagu MBG, yang diposting di akun Instagram @raffinagita1717, Jumat (29/5/2026).

Baca juga : Penanganan Pascabencana Sumatera Masuk Transisi Fase Pemulihan

"Karena penasaran juga saya. Saya lagi ibadah umroh, setiap pagi bangun, anak saya aja ketawain saya. Bapak MBG," imbuhnya. 

Raffi pun menimpali, dengan mengatakan putra sulungnya yang bernama Rafathar, ngefans dengan lagu MBG. Untuk membuktikannya, Raffi melakukan video call dengan Rafathar.

"Aa senang kan sama lagunya?" tanya Raffi kepada Rafathar.

Bahlil pun ikut nimbrung. "MBG gimana MBG?" ucapnya sambil tertawa.

Baca juga : Beban TPST Bantargebang Makin Berat, Saatnya Warga Diajak Kelola Sampah Mandiri

Bahlil mengaku sangat menghargai kreativitas masyarakat, utamanya yang terkait dengan media sosial. Namun, dia mengingatkan, jangan sampai hal itu menyentuh unsur Suku, Agama, Ras, dan Antar golongan (SARA).

"Di era demokrasi, sosmed ini penting. Namun, kalau boleh juga dipergunakan dengan terukur. Jangan sampai menyentuh SARA. Karena Itu akan memicu solidaritas kita, sesama anak bangsa," imbau Ketua Umum Partai Golkar itu. 

"Kreativitas harus dihargai, selama dalam kerangka yang baik dan benar. Risiko jadi pejabat publik, harus menerima semuanya," pungkas Bahlil. 

 

Baca juga : Bahlil Ungkap Kendala Pengembangan LPG: Bahan Baku Terbatas

 

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.