Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
- Keren, Adam Alis Bisa Bersaing Bareng Cristiano Ronaldo
- Eriksen Kembali Kolaps, Laga Denmark Vs Ukraina Dihentikan
- Gempa M7,7 Guncang Mindanao Filipina, Tsunami Kecil Terdeteksi di Sulut & Malut
- Dramatis! Garuda Muda Lolos ke Semifinal ASEAN U-19 2026
- Peduli Sejak Dini, Siswa JIS Buat Proyek Air Bersih Water Guardian untuk Warga
BGN Perketat Anggaran, Nanik Janji Asupan Gizi MBG Tak Berkurang
Senin, 8 Juni 2026 19:54 WIB
RM.id Rakyat Merdeka - Kepala Badan Gizi Nasional (BGN), Nanik Sudaryati Deyang menjelaskan upaya pihaknya menggenjot pelaksanaan program Makan Bergisi Gratis (MBG) meski adanya pengetatan anggaran. Kata Nanik, asupan gizi dalam pelaksanaan MBG akan tetap terpenuhi.
“Kami concern pada efisiensi anggaran agar bisa tidak membebani anggaran negara pada saat ini, tetapi dengan tidak mengubah target dari yang kita berikan gizi,” kata Nanik di Kompleks Istana Negara, Jakarta, Senin (8/6/2026).
Nanik menuturkan langkah awal dalam melakukan efisiensi ini adalah dengan melakukan moratorium untuk mengkaji kebutuhan ideal jumlah dapur untuk melayani penerima manfaat. Ia menjelaskan langkah ini menjadi bentuk penataan ulang untuk memetakan kebutuhan di setiap daerah.
Baca juga : Lesca Gadai Premier Ubah Barang Mewah Jadi Aset Likuid Bernilai
“Kita tata apakah dapur ini melayani, ini sudah bisa melayani sebetulnya dengan penerima manfaat yang ada atau sebetulnya berlebihan,” ujarnya.
Selain itu, Nanik juga akan mengambil langkah untuk memilah penerima manfaat. Menurutnya, langkah ini untuk memastikan program andalan Presiden Prabowo Subianto itu berjalan tepat sasaran.
“Jadi kita akan arahkan nanti benar-benar pada anak-anak atau penerima manfaat yang benar-benar membutuhkan intervensi gizi. Ini kita akan refocusing sehingga apakah 63 juta yang sekarang ada ini bener tuh 63 juta ini butuh. Atau sebetulnya bisa dikurangi kemudian nanti kita tambah yang belum memperoleh,” jelasnya.
Baca juga : Konsumsi Pertalite Turun 9 Persen, Pemerintah Lanjutkan WFH ASN Selama 2 Bulan
Nanik mengungkapkan pihaknya akan berfokus kepada penguatan kualitas program MBG. Ia menegaskan upaya ini untuk memastikan dapur-dapur yang telah beroperasi saat ini telah berjalan dengan standar yang telah ada.
“Kami juga sudah sampaikan ke Presiden di tahun 2026 ini kita bukan mengejar kuantitas tapi pada kualitas. Sehingga kami akan mengecek apakah dapur-dapur yang sekarang ada ini sesuai dengan juknis atau tidak,” sebutnya.
Nanik juga menjelaskan jajarannya akan berupaya untuk membangun kolaborasi dengan sejumlah pihak. Salah satunya menjalin kerja sama dengan perusahaan melalui program CSR.
Baca juga : SeaBank Perkuat Fondasi Bisnis di Awal 2026, Fokus Pertumbuhan Berkualitas
“Untuk wilayah-wilayah yang belum digarap oleh investor, kami akan coba kerjasamakan, atau kita bisa dibiayai dengan CSR-nya BUMN atau mungkin ada hibah dari luar negeri, atau mungkin juga kalau tempat itu ada perusahaan-perusahaan besar berinvestasi,” terang mantan wartawan itu.
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya