Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
Jalankan Instruksi Prabowo, Bahlil Pastikan Harga BBM Subsidi Tidak Naik
Selasa, 4 Agustus 2026 20:22 WIB
RM.id Rakyat Merdeka - Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia memastikan harga bahan bakar minyak (BBM) bersubsidi tidak akan mengalami kenaikan. Kepastian tersebut merupakan tindak lanjut atas arahan Presiden Prabowo Subianto untuk menjaga stabilitas harga energi sekaligus melindungi daya beli masyarakat.
Bahlil mengatakan, Presiden secara tegas menginstruksikan agar harga BBM bersubsidi, seperti Pertalite dan Solar, tetap dipertahankan.
"Arahan Bapak Presiden, harga BBM subsidi tidak boleh dinaikkan," kata Bahlil usai melakukan pertemuan dengan Presiden Prabowo di Istana Negara, Jakarta, Selasa (4/8/2026).
Baca juga : Jaga Stabilitas Kawasan, Prabowo Perkuat Kerja Sama Pertahanan Dengan Thailand
Sementara itu, untuk BBM non-subsidi, Bahlil menjelaskan penyesuaian harga akan mengikuti perkembangan harga minyak mentah dunia atau Indonesian Crude Price (ICP). Jika harga minyak dunia turun, pemerintah akan mempertimbangkan penurunan harga BBM non-subsidi.
"Kalau harga ICP dunia turun, maka harga BBM non-subsidi juga dipertimbangkan untuk disesuaikan mengikuti harga pasar. Kalau turun ya turun, jangan dinaikkan," ujar Bahlil menyampaikan arahan Presiden.
Selain membahas kebijakan harga BBM, Bahlil juga melaporkan perkembangan program hilirisasi kepada Presiden. Menurutnya, sejumlah perusahaan nasional yang memperoleh perpanjangan Perjanjian Karya Pengusahaan Pertambangan Batubara (PKP2B) menjadi Izin Usaha Pertambangan Khusus (IUPK) memiliki kewajiban menjalankan program hilirisasi.
Baca juga : Prabowo Lepas Kepulangan PM Thailand di Halim, Suasananya Begitu Hangat
Presiden, kata Bahlil, meminta agar kewajiban tersebut dijalankan secara konsisten sesuai ketentuan yang berlaku.
"Arahan Bapak Presiden harus betul-betul dijalankan sesuai aturan. Kalau ada yang tidak menjalankan sesuai aturan, segera dilakukan langkah-langkah yang terukur agar pelaksanaannya sesuai dengan amanat Pasal 33 UUD 1945," ujarnya.
Bahlil menegaskan, pemerintah akan terus menjaga keseimbangan antara stabilitas harga energi, kepastian investasi, dan pelaksanaan program hilirisasi sebagai bagian dari upaya memperkuat ketahanan energi nasional.
Baca juga : Sarmuji: Wajar Bahlil Kerap Dipanggil Presiden Prabowo
Sebagai informasi, PT Pertamina Patra Niaga telah menyesuaikan harga BBM non-subsidi mulai 1 Agustus 2026. Salah satunya, harga Pertamax turun Rp300 per liter dari Rp16.250 menjadi Rp15.950 per liter mengikuti perkembangan harga minyak dunia.
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya