Dark/Light Mode

Jelang 2 Tahun Pemerintahan, Kepuasan Publik Ke Prabowo Capai 78,7 Persen

Kamis, 6 Agustus 2026 16:26 WIB
Presiden Prabowo Subianto. Dok. Setpres
Presiden Prabowo Subianto. Dok. Setpres

RM.id  Rakyat Merdeka - Tingkat kepuasan publik terhadap kinerja Presiden Prabowo Subianto mencapai 78,7 persen menjelang dua tahun masa pemerintahannya. Selain itu, survei Laboratorium Suara Indonesia (LSI) juga mencatat tingkat kepuasan masyarakat terhadap kinerja Polri sebesar 73,1 persen.

Direktur Eksekutif Laboratorium Suara Indonesia (LSI) Muhammad Riyad mengatakan, tingginya tingkat kepuasan tersebut menjadi modal politik bagi pemerintahan Prabowo untuk terus menjaga kepercayaan masyarakat.

"Sebanyak 78,7 persen publik di Indonesia percaya terhadap pemerintahan Prabowo. Ini menjadi modal politik menjelang dua tahun kepemimpinan sehingga persepsi publik yang baik bisa terus terjaga," ujar Riyad dalam keterangannya, Kamis (6/8/2026)

Survei menunjukkan sebanyak 18,2 persen responden menyatakan tidak puas terhadap kinerja pemerintahan, sedangkan 3,1 persen lainnya tidak memberikan jawaban.

Baca juga : 150 Peneliti BRIN Menghadap Prabowo, Bawa Ratusan Inovasi

Menurut Riyad, tingginya tingkat kepuasan masyarakat tidak lepas dari kemampuan pemerintah menjaga stabilitas ekonomi di tengah ketidakpastian global dan dinamika geopolitik.

Sebanyak 78,3 persen responden menilai pemerintah berhasil menjaga stabilitas ekonomi. Sementara itu, 17,9 persen responden menyatakan tidak puas dan 3,8 persen memilih tidak menjawab.

"Hampir 80 persen kepuasan publik yang diraih Prabowo salah satunya disebabkan pemerintah mampu menjaga stabilitas ekonomi di tengah isu global dan geopolitik yang berdampak pada hampir semua sektor," katanya.

Selain aspek ekonomi, masyarakat juga memberikan penilaian positif terhadap sejumlah bidang lainnya.

Baca juga : Prabowo Undang Peneliti BRIN ke Istana, Bahas Riset Pangan hingga Energi

Sebanyak 77,8 persen responden menyatakan puas terhadap upaya pemerintah menjaga kerukunan antarumat beragama. Sebaliknya, 19,4 persen menyatakan tidak puas, sedangkan 2,8 persen tidak memberikan jawaban.

Pada aspek keamanan, tingkat kepuasan publik mencapai 90,9 persen. Adapun 7,3 persen responden menyatakan tidak puas dan 1,8 persen lainnya tidak menjawab.

Sementara dalam menjaga persatuan dan kesatuan bangsa, sebanyak 89,4 persen responden menyatakan puas. Sebanyak 8,3 persen responden menyatakan tidak puas dan 2,3 persen tidak memberikan jawaban.

LSI juga mengukur tingkat kepuasan masyarakat terhadap sejumlah lembaga negara. Hasilnya, TNI memperoleh tingkat kepuasan sebesar 77,6 persen, sedangkan lembaga kepresidenan memperoleh angka 78,1 persen.

Baca juga : Tindak Lanjut Pertemuan Prabowo-Modi, BPS Dan MoSPI Perkuat Kerja Sama Statistik

Pada institusi penegak hukum, Polri meraih tingkat kepuasan publik sebesar 73,1 persen. Angka tersebut sedikit lebih tinggi dibanding Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) yang memperoleh 72,9 persen. Sementara Kejaksaan Agung mencatat tingkat kepuasan sebesar 68,2 persen.

Survei Laboratorium Suara Indonesia dilakukan pada 21-28 Juli 2026 terhadap 1.668 warga negara Indonesia berusia minimal 17 tahun melalui wawancara tatap muka. Responden terdiri atas 52,1 persen laki-laki dan 47,9 persen perempuan.

Survei menggunakan metode multistage random sampling dengan margin of error ±2,4 persen pada tingkat kepercayaan 95 persen. Pengambilan sampel dilakukan secara proporsional di 38 provinsi berdasarkan Daftar Pemilih Tetap (DPT) Pemilu 2024. Wawancara dilakukan oleh pewawancara terlatih menggunakan aplikasi digital terhadap responden yang dipilih secara acak.

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.