Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
- Surat Haru Messi untuk Sang Ayah: Mengapa Tak Bertahan Sedikit Lebih Lama?
- Persik Bidik Trofi Internasional di Turnamen Pramusim Malaysia
- Marc Klok Rindu Persib, Siap Gabung di Bali
- Penyaluran KUR BRI Hingga Akhir Juni 2026 Capai Rp103,81 T Dukung Danantara
- Diperiksa KPK, Bebizie Sebut Hanya Jalani Profesi sebagai Penyanyi
Sespimmen Polri Angkatan 67 Bedah Distribusi Pupuk Subsidi di Brebes
Kamis, 13 Agustus 2026 17:35 WIB
RM.id Rakyat Merdeka - Persoalan distribusi pupuk subsidi hingga ke tangan petani menjadi perhatian siswa Sekolah Staf dan Pimpinan Menengah (Sespimmen) Lembaga Pendidikan dan Latihan (Lemdiklat) Polri Angkatan ke-67.
Mereka turun langsung ke Kabupaten Brebes untuk menggali persoalan sekaligus mencari solusi atas berbagai kendala penyaluran pupuk subsidi.
Para siswa Sespimmen berdiskusi dengan Bupati Brebes Paramitha Widya Kusuma serta sejumlah pemangku kepentingan. Kegiatan tersebut merupakan bagian dari pelaksanaan Management Course Level III.
Perwakilan siswa Sespimmen Polri Angkatan ke-67, Kompol Chairul Ridha, mengatakan kegiatan tersebut dilakukan untuk mengumpulkan data sekaligus mendalami persoalan distribusi pupuk subsidi di Kabupaten Brebes.
Baca juga : Zulhas Pastikan Pupuk Subsidi Mudah Didapat
“Dalam pertemuan, kami mengumpulkan data dan mendalami persoalan terkait pendistribusian pupuk subsidi di Kabupaten Brebes,” ujar Chairul dalam keterangannya, Kamis (13/8/2026).
Menurut Chairul, kajian tidak hanya melihat persoalan dari sisi penegakan hukum. Para siswa Sespimmen juga ingin mendapatkan gambaran utuh mengenai mekanisme distribusi pupuk subsidi, mulai dari proses penyaluran hingga pupuk diterima petani.
Pengumpulan data dilakukan langsung di lapangan dengan menyambangi kelompok tani di Desa Limbangan, Kecamatan Kersana, dan Desa Kluwut, Kecamatan Bulakamba.
Selain menggali informasi, para siswa juga menggelar bakti sosial yang menyasar para petani. Kegiatan tersebut menjadi sarana untuk membangun komunikasi sekaligus mendengarkan langsung persoalan yang dihadapi masyarakat.
Baca juga : Gerindra: Swasembada Pangan Semakin Dekat
Pendalaman kemudian dilanjutkan melalui focus group discussion (FGD) dan wawancara di Aula Polres Brebes. FGD melibatkan Dinas Pertanian Kabupaten Brebes, Penyuluh Pertanian Lapangan (PPL), perwakilan gudang atau distributor Pupuk Indonesia, serta perwakilan Kodim Brebes.
Dari internal kepolisian, kajian tersebut turut melibatkan Kabag SDM, Kasatintelkam, Kasatreskrim, Kasatbinmas, hingga perwakilan kapolsek.
“Forum ini diarahkan untuk memetakan secara komprehensif pelaksanaan distribusi pupuk subsidi, sekaligus mengidentifikasi berbagai persoalan yang muncul dalam praktik di lapangan,” jelas Chairul.
Hasil kajian diharapkan dapat memberikan gambaran menyeluruh mengenai pelaksanaan distribusi pupuk subsidi di Brebes.
Baca juga : PNM Buka Jalan Kemandirian Difabel Lewat Pelatihan Vokasi di Brebes
Selain memetakan berbagai persoalan, kegiatan tersebut juga diarahkan untuk menemukan solusi yang tepat agar penyaluran pupuk subsidi berjalan sesuai ketentuan.
Dengan demikian, pupuk subsidi diharapkan dapat tersalurkan secara tepat dan manfaatnya benar-benar dirasakan oleh para petani.
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya