Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
Update Gempa NTT: Total Korban Jiwa 105, Total Pengungsi Berkurang 6.094
Rabu, 26 Agustus 2026 19:26 WIB
RM.id Rakyat Merdeka - Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) melaporkan, total korban jiwa akibat gempa M7,7 Nusa Tenggara Timur (NTT) telah mencapai 105 pada Rabu (26/8/2026). Bertambah dua jiwa dari Kabupaten Manggarai Timur.
"Korban jiwa yang terdampak langsung gempa bumi berjumlah 48. Sisanya merupakan korban tidak langsung," ujar Plt Kepala Pusat Data, Informasi, dan Komunikasi Kebencanaan BNPB, Berton Panjaitan dalam konferensi pers, Rabu (26/8/2026).
Menurutnya, korban jiwa terbanyak ada di Kabupaten Manggarai (41), disusul Manggarai Timur (36), Nagekeo (13), Sikka (6), Ngada (5), Ende (3), dan Manggarai Barat (1).
Baca juga : Usai Video Viral Marahi Petugas BNPB, Camat Lamba Leda Utara Akhirnya Minta Maaf
Korban meninggal akibat gempa M7,7 NTT didominasi oleh jenis kelamin laki-laki dengan angka 58,1 persen. Sementara korban jiwa perempuan berjumlah 41,9 persen.
Mayoritas korban jiwa merupakan kelompok lansia, dengan angka 45 persen. Diikuti kelompok dewasa 37 persen, serta anak dan remaja 12 persen. Sisanya merupakan kelompok balita dan batita.
Korban Luka Bertambah 12
Berton memaparkan, total korban luka akibat gempa M7,7 NTT mencapai 1.678 jiwa atau bertambah 12 jiwa dibanding kemarin. Tambahan korban luka berasal dari Kabupaten Ngada, Nagekeo, dan Sikka. Korban luka terbanyak berasal dari Kabupaten Manggarai dan Manggarai Timur.
Pengungsi Turun 6.094
Baca juga : Listrik & Sinyal di Flores Sudah Pulih 100 Persen
Berton menyebut total pengungsi akibat gempa M7,7 NTT pada Rabu (26/8/2026) mencapai 179.037 jiwa atau berkurang 6.094 jiwa dibanding kemarin. "Penurunan signifikan terjadi di Kabupaten Sikka," jelasnya.
Baca juga : Karhutla Seluas 72 Ribu Hektar, Pemerintah Minta Semua Pihak Ikut Turun Tangan
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya