Dark/Light Mode

Kapolri Sebut Buruh Tekstil Pahlawan Devisa, Dorong Industri Terus Tumbuh

Senin, 14 September 2026 20:55 WIB
Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo memberikan sambutan saat menghadiri HUT ke-53 FSP TSK KSPSI AGN di Sukabumi, Jawa Barat, Senin (14/9/2026). Dok. Polri
Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo memberikan sambutan saat menghadiri HUT ke-53 FSP TSK KSPSI AGN di Sukabumi, Jawa Barat, Senin (14/9/2026). Dok. Polri

RM.id  Rakyat Merdeka - Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo menyebut pekerja di sektor tekstil, sandang, dan kulit sebagai pahlawan devisa. Kontribusi mereka dinilai penting dalam menggerakkan perekonomian sekaligus menjaga keberlangsungan industri nasional.

Hal tersebut disampaikan Kapolri dalam puncak acara HUT ke-53 Federasi Serikat Pekerja Tekstil, Sandang dan Kulit (FSP TSK) KSPSI AGN di PT Pratama Abadi Industri, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat, Senin (14/9/2026).

“Industri tekstil mendukung pertumbuhan ekonomi Indonesia. Terima kasih, rekan-rekan semua telah menunjukkan bahwa teman-teman adalah pahlawan devisa,” ujar Kapolri.

Kapolri mengatakan industri tekstil dan produk tekstil memiliki peran besar dalam penyerapan tenaga kerja dan ekspor nasional. Sektor tersebut menyerap lebih dari 3,8 juta tenaga kerja dengan nilai ekspor sekitar 4,85 miliar dolar AS pada semester I 2026.

Sementara itu, industri alas kaki menyerap sekitar 921 ribu pekerja. Besarnya penyerapan tenaga kerja tersebut membuat keberlangsungan industri menjadi penting bagi perekonomian dan kesejahteraan masyarakat.

Baca juga : Kapolri Beberkan Langkah Pemerintah Lindungi Industri Tekstil Nasional

Menurut Kapolri, capaian tersebut perlu dipertahankan di tengah dinamika global yang memberikan tekanan terhadap industri dalam negeri. Karena itu, pemerintah terus menjalankan berbagai kebijakan untuk melindungi sektor padat karya sekaligus memperluas kesempatan kerja.

Salah satunya melalui program hilirisasi di berbagai sektor strategis. Program tersebut diproyeksikan mampu membuka sekitar 5,9 juta lapangan kerja baru apabila hilirisasi terus berkembang.

“Pemerintah terus mendorong program-program hilirisasi yang bisa membuka lapangan pekerjaan bagi teman-teman semua. Hampir 5,9 juta lapangan kerja baru dapat didorong apabila hilirisasi ini tumbuh,” kata Kapolri.

Khusus untuk industri tekstil, pemerintah memperkuat pengendalian impor melalui mekanisme larangan dan pembatasan. Perlindungan juga dilakukan melalui penerapan bea masuk tindakan pengamanan serta bea masuk antidumping terhadap produk yang merugikan industri nasional.

Pengawasan terhadap pakaian bekas impor, impor ilegal, dan penyelundupan juga terus ditingkatkan. Polri bersama Bea Cukai dan Kementerian Perdagangan melakukan operasi untuk mencegah masuk dan beredarnya tekstil selundupan di pasar domestik.

Baca juga : Kapolri Minta Pekerja Tingkatkan Kompetensi Dan Penguasaan Teknologi

Langkah tersebut dilakukan untuk menjaga keberlangsungan perusahaan sekaligus melindungi jutaan pekerja yang menggantungkan penghasilan pada sektor tekstil, sandang, kulit, dan alas kaki.

Kapolri menegaskan pertumbuhan industri harus berjalan beriringan dengan peningkatan kesejahteraan buruh. Untuk itu, pekerja dan pengusaha harus ditempatkan sebagai mitra strategis yang saling membutuhkan dan menguatkan.

“Kita ingin kesejahteraan pekerja terus meningkat dan perusahaan tetap tumbuh. Buruh dan pengusaha harus menjadi mitra strategis dengan mengedepankan dialog, peningkatan kompetensi, produktivitas, serta pemenuhan hak-hak pekerja,” tuturnya.

Kapolri juga menyambut rencana peresmian Pusat Pendidikan dan Pelatihan KSPSI AGN di Purwakarta. Fasilitas tersebut diharapkan dapat membekali pekerja dengan keterampilan baru yang sesuai dengan kebutuhan industri sehingga mampu menghadapi persaingan global.

Di bidang perlindungan pekerja, Desk Ketenagakerjaan Polri telah menangani 358 perkara sejak 2025 hingga Agustus 2026. Selain itu, sebanyak 4.236 pekerja terdampak pemutusan hubungan kerja (PHK) telah difasilitasi untuk dapat kembali bekerja.

Baca juga : Kapolri Apresiasi Buruh Dorong Desk Ketenagakerjaan Masuk RUU Ketenagakerjaan

Kapolri juga meminta perjuangan mengawal revisi Undang-Undang Ketenagakerjaan dilakukan secara damai dan tertib. Menurutnya, hal tersebut penting agar aspirasi buruh tidak ditunggangi pihak tertentu yang justru dapat mengaburkan tuntutan yang diperjuangkan.

“Jaga perjuangan agar apa yang kita perjuangkan bersama betul-betul memiliki pesan yang kuat dan mampu mendorong revisi Undang-Undang Ketenagakerjaan sesuai harapan teman-teman,” tegas Kapolri.

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.