Dark/Light Mode

Polda Banten Cocokkan DNA Keluarga Jurnalis Hilang Dengan Jenazah di Enggano

Selasa, 15 September 2026 20:28 WIB
Polda Banten aktif dalam pencarian delapan penumpang kapal Arupadhatu I, yang hilang di Selat Sunda. (Foto: Polda Banten)
Polda Banten aktif dalam pencarian delapan penumpang kapal Arupadhatu I, yang hilang di Selat Sunda. (Foto: Polda Banten)

RM.id  Rakyat Merdeka - Kepolisian Daerah Banten - Tim Disaster Victim Identification (DVI) Biddokkes - tengah mencocokkan data DNA keluarga delapan penumpang kapal cepat Arupadathu 1 yang hilang di Selat Sunda, dengan jenazah tanpa identitas di Pulau Enggano, Bengkulu.

Delapan penumpang itu terdiri dari lima jurnalis foto yang masing-masing bernama M Bagus Khoirunnas (Antara), Ari Basuki (Merdeka), Yudistiro Pranoto (Inews), dan Firdaus Wahidin (Anadolu), dan Donal Husni (freelance).

Sementara tiga orang lainnya adalah awak kapal yang bernama Warta (kapten), Surakman (anak buah kapal/ABK), dan Heriyanto (guide).

Saat kejadian, para jurnalis itu hendak meliput aktivitas vulkanik Gunung Anak Krakatau yang mengalami erupsi menerus pada 4-5 September 2026. 

Baca juga : H8 Pencarian Rombongan Jurnalis, Tim SAR Sisir 3.962 Mil Persegi Selat Sunda

“Kami sudah berikan data Antemortem ke Polda Bengkulu dan saat ini masih menunggu hasilnya,” kata Kabid Humas Polda Banten Kombes Pol Maruli Hutapea di Serang, Banten, seperti dilansir ANTARA, Selasa (15/9/2026).

Maruli belum merinci siapa saja keluarga penumpang yang telah menyerahkan sampel DNA maupun waktu penyerahannya. Namun, dia memastikan Polda Banten langsung berkoordinasi dengan Polda Bengkulu, setelah menerima informasi mengenai penemuan jenazah tersebut.

“Langsung respon cepat berkoordinasi dengan Polda Bengkulu, setelah mendapatkan info terkait temuan mayat,” ujarnya.

Hasil pencocokan DNA akan menjadi dasar untuk memastikan apakah jenazah pria yang ditemukan di Pulau Enggano merupakan salah satu dari delapan penumpang Arupadathu 1, yang hingga kini masih dalam pencarian.

Jenazah Tanpa Identitas 

Baca juga : BAZNAS Salurkan Bantuan Bagi Keluarga Jurnalis Yang Hilang Di Selat Sunda

Kantor SAR Bengkulu dan warga setempat menemukan jenazah tanpa identitas di pesisir Sawang Bengkok, Desa Khayapu, Pulau Enggano, Kabupaten Bengkulu Utara, Sabtu (12/9/2026).

Jenazah itu kemudian dievakuasi dari Pulau Enggano menuju Kota Bengkulu menggunakan pesawat Susi Air pada Senin (14/9/2026), untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut.

“Masih menunggu hasilnya. (Semoga ada titik terang) Amin,” kata Maruli.

 

Baca juga : Hari Ketujuh Pencarian, Warga Kembali Doakan Jurnalis iNews Yudistiro Pranoto

 

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.