Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
Kisah Ultah Penuh Haru di Balik Tugas Berat Berantas Covid-19
Minggu, 10 Mei 2020 22:03 WIB
Sebelumnya
Ihwal kunjungan Doni ke Pulo Gebang sore itu, terkait pula dengan informasi yang sempat berkembang sebelumnya. Sabtu (9/5), Terminal Pulo Gebang dikabarkan penuh. Para calon penumpang berjubel.
Atas dasar kebutuhan check and recheck, Doni dan staf pun meluncur ke sana. Ketika ia jumpai kondisi tidak seperti yang diberitakan, Doni pun lega. Ia sempat mengulang pernyataan sebelumnya, yang sempat dikutip secara keliru oleh beberapa media online.
Baca juga : Sinergi Pertamina Group Turun Tangan Berantas Covid-19 di Jawa Timur
Doni Monardo seperti dibenturkan dengan Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi. Sebab, dalam berita itu terselip satu kata yang salah kutip, sehingga substansinya menjadi berbeda.
Kata yang dimaksud adalah “pemerintahnya” dan “pemberitaannya”. Kalimat yang Doni katakan adalah, “Yang disampaikan pak Budi Karya belum tentu salah. Tetapi mohon maaf, *pemberitaannya* malah justru membuat rakyat bingung.”
Baca juga : Urgensi Tata Kelola Distribusi Pangan di Tengah Wabah Covid-19
Sejumlah media menuliskan dengan benar, sebagian lain menulisnya salah, “....pemerintahnya malah justru membuat rakyat bingung”.
Selanjutnya
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya