Click Here

Dark/Light Mode

Harus Adaptif

Jangan Takut Kampanye Online, Kalau Basic-nya Bagus, Pasti Menang

Kamis, 15 Oktober 2020 21:45 WIB
Harus Adaptif Jangan Takut Kampanye Online, Kalau Basic-nya Bagus, Pasti Menang

RM.id  Rakyat Merdeka - Pilkada Serentak yang dijadwalkan pada Desember mendatang, dan berlangsung di tengah situasi pandemi harus betul-betul mendapat perhatian ekstra. Jangan sampai, malah memunculkan klaster baru. 

Terkait hal ini, Tenaga Ahli Utama Kepresidenan, Kantor Staf Presiden, Dany Amrul Ichdan menyarankan adanya semacam plan B dalam pesta demokrasi lima tahunan tersebut.

Berita Terkait : Terawan Hingga Suharso Kampanye Pentingnya Cuci Tangan Pakai Sabun

Menurutnya, jika ada klaster yang meningkat eskalasinya dalam penyelenggaraan Pilkada, maka harus ada alternatif lain seperti pemilihan digital untuk menghindari kerumunan orang. Atau memperbanyak kampanye digital. 

"Kita harus membiasakan diri dengan kampanye-kampanye online ini. Namanya juga adaptasi kebiasaan baru. Ya harus adaptif dong. Di era sekarang, jangan dibiasakan lagi kampanye di lapangan. Sudah harus virtual campaign, seperti dalam kampanye Pilpres AS saat ini," papar Dany dalam Talk Show Rakyat Merdeka bertema "Rem Darurat Dilonggarkan, Protokol Kesehatan Ditingkatkan", Kamis (15/10).

Berita Terkait : Salon Boleh Buka, Perawatan Muka dan Pijat Dilarang

"Kalau memang basic grass root-nya kuat, ya kepilih juga kok. Mau kampanyenya virtual, digital, atau online ya pasti kepilih juga," tegasnya.

Ia pun mengingatkan seluruh masyarakat, agar senantiasa disiplin menjalankan protokol kesehatan. Demi memutus mata rantai penyebaran Covid. 

Berita Terkait : KPU Surabaya Dinilai Lelet

"Sementara pemerintah memasifkan 3T: testing, tracing, dan treatment, masyarakat harus disiplin menjalankan 3M: memakai masker, menjaga jarak dan mencuci tangan," pungkas Dany. [QAR]