Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
- Final FIFA ASEAN Cup 2026 di GBK, Dishub DKI Siapkan Rekayasa Lalu Lintas
- Hasil Investigasi Imipas: 13 Bangunan Lapas Cibinong Dibangun Napi Sejak 2023
- Kalapas Cibinong Wisnu Hani Putranto Dipecat sebagai ASN, Apa Dasar Hukumnya?
- Wisnu Hani Putranto Dipecat Sebagai ASN, Buntut Fasilitas Mewah Lapas Cibinong
- Polisi Kawal Ketat Final Indonesia Vs Thailand di GBK, Kerahkan 10.121 Personel
Demi Kelancaran Program Vaksinasi Covid-19
Presiden Ajak Nakes Jadi Promotor Edukasi Vaksin
Jumat, 6 November 2020 06:11 WIB
Sebelumnya
Sebelumnya,Wakil Ketua Komite Penanganan Covid-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional (KPCPEN) Luhut Binsar Pandjaitan mengatakan, vaksinasi akan dilakukan akhir tahun ini.
Saat ini, tes kelayakan vaksin hasil kerja sama Sinovac dan Bio Farma sudah masuk uji klinis fase ketiga di Bandung, Jawa Barat.
Baca juga : Soal Kehalalan Vaksin Covid-19, KSP Imbau Masyarakat Tak Terprovokasi
Untuk bisa melakukan vaksinasi, kata Luhut, pemerintah Indonesia juga akan menggunakan persetujuan penggunaan darurat (Emergency Use Authorization/ EUA) dari Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM).
“Vaksinasi akan dilakukan pada sekitar 9 juta orang di wilayah spesifik yang kami percaya berkontribusi besar pada tingginya kasus Covid-19,” ujar Luhut.
Baca juga : Pemutakhiran Data Covid-19 Terus Dilakukan
Lewat vaksinasi, pemerintah menargetkan bisa membuat Bali menjadi zona hijau pada awal 2021. “Kami ingin lihat Bali jadi zona hijau, itu target kami.
Harapannya awal tahun depan. Karena kita akan mulai vaksinasi mulai minggu ketiga Desember,” kata Luhut. [DIR]
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya