Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
Tokohnya Dipenjara, Juga Bikin Partai
KAMI Gugur Sebelum Mekar
Minggu, 8 November 2020 05:17 WIB
RM.id Rakyat Merdeka - Setelah beberapa tokohnya dipenjara, Koalisi Aksi Menyelamatkan Indonesia (KAMI) jadi melempem. Bahkan, beberapa deklaratornya malah bikin Partai Masyumi. Koalisi pimpinan eks Panglima TNI Jenderal (Purn) Gatot Nurmantyo ini gugur sebelum mekar.
Deklarasi Partai Masyumi digelar di Aula Masjid Furqon, Jl. Kramat Raya, Jakarta Pusat, kemarin. Pimpinannya adalah tokoh Dewan Dakwah Islamiyah Indonesia, Cholil Ridwan. Deklarator KAMI: Ahmad Yani dan MS Kaban juga bergabung di partai ini.
Acara deklarasi dihadiri sejumlah tokoh, seperti Amien Rais, Abdullah Hehamahua, Bachtiar Chamsyah, hingga Fuad Amsyari. Cholil mengatakan, pembentukan partai ini untuk memperjuangkan suara umat.
Baca juga : Akhirnya Menang, Joe Biden Presiden AS Ke 46
Pasalnya, PKS tak mau menampung massa 212 dan eks Partai Bulan Bintang (PBB). “Tidak ada jalan lain, kita mendirikan Partai Masyumi yang dulu pernah berjaya,” tegasnya. Dia pun meminta, Amien Rais dan Partai Ummat-nya bergabung dengan Partai Masyumi.
Dia juga mengaku bakal mengajak Imam Besar Front Pembela Islam (FPI) Muhammad Rizieq Shihab, Ustaz Abdul Somad serta ormasormas Islam lainnya untuk bergabung ke partainya. Sehingga kekuatan Masyumi tidak akan terbendung.
Ketua Komite Eksekutif KAMI, Ahmad Yani membenarkan, ikut mendeklarasikan Partai Masyumi Reborn.
Baca juga : Terbang Ke Sulawesi Tenggara, Jokowi Resmikan Pabrik Gula
Namun, dia menegaskan, membangkitkan Partai Masyumi tidak ada hubungannya dengan KAMI, karena rencana ini sudah jauh dibicarakan pada satu atau dua tahun lalu.
Menurut dia, pihaknya bekerja sudah lama berencana membuat partai ini, bahkan sudah sampai seluruh Indonesia, hingga kecamatan dan sebagainya.
“Kalaupun ada tokoh KAMI yang bergabung, itu soal lain,” ucap Yani.
Baca juga : Doni Khawatir Demo UU Ciptaker Bikin Klaster Keluarga Meningkat
Bergabungnya tokoh KAMI ke Partai Masyumi akan membuat gerakan tersebut makin melempem. Apalagi setelah beberapa tokoh KAMI: Syahganda Nainggolan, Jumhur Hidayat, dan Anton Permana dipenjara karena dituding menghasut demo menolak Undang-Undang Cipta Kerja, KAMI mulai jarang kegiatan lagi.
Warganet ikut mengomentari pembentukan Partai Masyumi ini oleh tokoh KAMI. “Nah ternyata sejumlah tokoh KAMI Deklarasikan Partai Masyumi Reborn,” kata akun @joeseaferman meramaikan.
“Tokohnya di penjara dan bikin partai, KAMI gugur sebelum mekar,” timpal @SayaAdith.
Selanjutnya
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya