Dark/Light Mode

Baju Loreng Copot Spanduk

Selebtwit Bilang Begini, Kapuspen Bilang Begitu

Jumat, 20 November 2020 07:18 WIB
Tangkapan layar video viral pencopotan baliho Imam Besar FPI Rizieq Shihab. (Foto: Istimewa)
Tangkapan layar video viral pencopotan baliho Imam Besar FPI Rizieq Shihab. (Foto: Istimewa)

RM.id  Rakyat Merdeka - Kemarin, viral video singkat penurunan spanduk bergambar Imam Besar Front Pembela Islam (FPI), Rizieq Shihab oleh orang-orang berbaju loreng. Mabes TNI menyatakan pelaku pencopotan spanduk itu bukan TNI. Selebtwit heboh dan mengutarakan pendapat lain.

Dalam video itu, ada tujuh orang yang memakai baju loreng. Kejadiannya malam hari. Video itu diawali dua orang memanjat bambu di kiri kanan penyangga baliho sambil menggenggam sebilah golok. Kedua orang ini lalu membabat tali yang menghubungkan baliho dengan bambu penyangga.

Baca juga : Ditutup Seminggu, Virus Corona Mulai Serang Legislator Belitung

5 orang di bawah ke mudian menarik poster seukuran lapangan tenis meja itu. “Pelepasan banner di RT 1 RW 7, Kelurahan Jatimakmur, penurunan berlangsung aman dan terkendali. Demikian,” begitu terdengar suara dalam video tersebut.

Tak jelas Jatimakmur mana yang di maksud. Video itu singkat saja. Hanya 11 detik. Video itu mulai muncul di lini masa Twitter Rabu (18/11). Antara lain diunggah oleh selebtwit Permadi Arya di akun @permadiaktivis1. “Sebenarnya bukan tugas TNI untuk membersihkan sampah. Tapi karena ini sampah peradaban, terpaksa TNI turun tangan. Terima kasih TnI,” kicau @ permadiaktivis1.

Baca juga : Menterinya Ngomong Begini, Anak Buah Ngomong Begitu

Sampai tadi malam, video itu sudah ditonton 37 ribu kali. 437 pengguna menuliskan komentar. Komentarnya macam-macam. ada yang senang. Ada yang tidak. “Baliho dan spanduk Rizieq di copot TNI? FPI ga mau tabayun ke Markas TNI,” kicau @kemalarsjad sambil menyisipkan ikon emosi tertawa.
 Selanjutnya 

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.