Dark/Light Mode

Baju Loreng Copot Spanduk

Selebtwit Bilang Begini, Kapuspen Bilang Begitu

Jumat, 20 November 2020 07:18 WIB
Tangkapan layar video viral pencopotan baliho Imam Besar FPI Rizieq Shihab. (Foto: Istimewa)
Tangkapan layar video viral pencopotan baliho Imam Besar FPI Rizieq Shihab. (Foto: Istimewa)

 Sebelumnya 
Akun @adiwaswa ikut setuju. Menurut dia, pemasangan poster itu ada aturannya. Kalau sudah selesai acaranya, poster memang harus dicopot karena menggangu keindahan kota. “Sudah bagus tidak ditagih pajak reklamenya karena kebijaksanaan dan kebaikan Pak Gubernur. Tidak perlu cari tau siapa yang menurunkan, karena tidak penting banget,” paparnya.

Sebagian mengaitkan baju loreng tersebut dengan TNI. TNI memang punya seragam loreng. Namun sejumlah ormas kepemudaan juga memiliki seragam loreng dengan corak yang berbeda. Karena video itu malam hari, sulit mengidentifikasi corak loreng yang dipakai pelaku seperti apa.

Baca juga : Ditutup Seminggu, Virus Corona Mulai Serang Legislator Belitung

FPI cepat menanggapi video tersebut. Dalam kicauan Twitter @DPP FPI_ID, FPI meyakini pelaku yang terdapat dalam video tersebut bukan TNI. “Karena, kalau mereka TNI kenapa harus malam dan diam-diam. Kedua, jika memang resmi dari TNI, kenapa kesannya ketakutan? Ketiga, itu merendahkan TNI, karena itu pekerjaan Satpol PP. Keempat, upaya adu domba TNI - FPI yang selama ini harmonis,” kicau akun tersebut.

Dalam kicauan berikutnya, FPI mengatakan, musuh mereka bukan negara, TNI, Polri, dan Instansi lain dalam pemerintah. Musuh FPI adalah ketidakadilan. “Be smart netizen,” tandasnya. Tak sedikit yang penasaran dengan baju loreng tersebut.

Baca juga : Menterinya Ngomong Begini, Anak Buah Ngomong Begitu

Tengku Zulkar nain menanyakan hal tersebut kepada Kapuspen TNI di akun @Puspen_TNI. Dia bertanya, apakah video baju loreng yang menurunkan poster itu anggota TNI atau bukan? “Mohon @Puspen_TNI memberikan penjelasan pada kami Warga Indonesia agar jelas masalahnya. Terimakasih. jayalah TNI,” kicau @ustadtengkuzul.

Waketum Gerindra, Fadli Zon yakin pelakunya bukan prajurit TNI. “Saya yakin bukan TNI, karena bukan tupoksi TNI menurunkan poster di jalan. @Puspen_TNI harus klarifikasi ini,” cuit @Fadlizon.

Baca juga : Bantu Warga, Kementan Salurkan Bantuan Sembako Hingga Benih Sayur Dan Buah

Bagaimana tanggapan TNI? Kapuspen Mabes TNI, Mayjen TNI Achmad Riad membantahnya. Dia menegaskan, yang mencopot baliho itu bukan anggota TNI. “Dilihat lagi gambarnya, dilihat lagi gambarnya, ya kan. Di gambarnya ada yang bajunya baju TNI, nggak?” kata Achmad, di Markas Wing I Paskhas Halim Perdanakusuma, Jakarta, kemarin.

TNI, kata dia, tidak pernah memerintahkan prajurit mencopot spanduk. Menurut dia, pencopotan spanduk yang tak jelas di daerah mana itu adalah inisiatif warga bersama-sama. “Itu ada Satpol PP, ada Polisi, ada TNI di bawah membantu,” ucapnya. [BCG]

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.