Dark/Light Mode

2.014 IKM Lolos Seleksi Program E-Smart Kemenperin

Selasa, 29 Desember 2020 11:31 WIB
Menperin Agus Gumiwang Kartasasmita (kanan) saat konferensi pers akhir tahun 2020, Senin (28/12). (Foto: ist)
Menperin Agus Gumiwang Kartasasmita (kanan) saat konferensi pers akhir tahun 2020, Senin (28/12). (Foto: ist)

RM.id  Rakyat Merdeka - Kementerian Perindustrian (Kemenperin) bertekad untuk terus mengembangkan sektor industri kecil dan menengah (IKM) agar semakin produktif dan berdaya saing di tengah pandemi Covid-19. 

Salah satu jurus jitu yang dikeluarkan Kemenperin adalah terus melaksanakan program e-Smart IKM yang telah berjalan sejak 2017. Program ini berhasil disinergikan dengan kampanye #BanggaBuatanIndonesia yang mendorong pemerintah, swasta, maupun masyarakat untuk belanja produk UMKM.

Berita Terkait : Menperin Imbau Perusahaan Dan Karyawan Bangun Dialog

“Di 2020, sejumlah 3.958 IKM mendaftar program e-Smart IKM dan 2.014 di antaranya berhasil lolos kurasi dan telah mengikuti pelatihan,” ujar Menperin Agus Gumiwang Kartasasmita, saat jumpa pers akhir tahun 2020, Senin (28/12).

Hingga saat ini, kata dia, sudah terdapat 516 pelaku IKM yang masuk dalam e-katalog e-smart IKM.

Berita Terkait : Borong 16 PROPER Emas 2020, Pertamina Perkuat Komitmen ESG

Pada 2020, program kerja yang telah dijalankan meliputi penumbuhan dan pengembangan IKM melalui Dana Dekonsentrasi yang telah melaksanakan bimbingan teknis sebanyak 224 kegiatan di 34 provinsi kepada 7.287 pelaku IKM.

Selain itu, pelaksanaan program restrukturisasi mesin/peralatan IKM untuk 154 pelaku IKM, serta penumbuhan wirausaha baru (WUB) sektor IKM dengan membina 17.288 wirausaha dan memberikan fasilitasi izin usaha bagi 4.566 WUB.

Baca Juga : Empat Perwira Zimbabwe Dapat Beasiswa Di UNHAN

Selanjutnya, melalui kelas motivasi kewirausahaan dan bimbingan teknis, program Santripreneur juga telah berhasil membina sebanyak 1.320 santri di 27 pesantren. 

“Kemenperin juga menjalankan program pengembangan sentra IKM bagi yang terdampak Covid-19 dengan fasilitasi dan bimbingan untuk 158 sentra IKM,” tukas Menperin. [DIT]