Click Here

Dark/Light Mode

Firli Minta Maaf

Sweet Seventeen, KPK Nggak Sweet

Rabu, 30 Desember 2020 07:45 WIB
Komjen Pol Firli Bahuri [Foto: Tedy Octariawan Kroen/RMco.id]
Komjen Pol Firli Bahuri [Foto: Tedy Octariawan Kroen/RMco.id]

RM.id  Rakyat Merdeka - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) berulang tahun ke-17, kemarin. Ketua KPK, Firli Bahuri membeberkan berbagai capaian dan ucapan permohonan maaf di hari lahir lembaga super body tersebut. Di dunia maya, warganet nyindir, sweet seventeen KPK nggak sweet, karena belum berhasil tangkap Harun Masiku.

“Kami mohon maaf jika KPK belum terlihat maksimal dalam upaya pemberantasan korupsi,” kata Firli, kemarin.

Kendati begitu, eks Kapolda Sumatera Selatan itu meyakinkan, KPK akan tetap berjuang untuk mencabut dan mematikan jantung, serta akar korupsi di republik ini.

Dia mengklaim, KPK sudah berhasil mencegah banyak korupsi. Namun, dia menyayangkan, ada pelaku atau oknum-oknum penyelenggara negara yang masih berani melakukan kejahatan kemanusiaan ini.

“Para pelaku korupsi mulai dari kelas teri hingga kelas kakap atau big fish, kita seret ke meja hijau dan uang rakyat yang mereka korupsi dikembalikan ke negara,” tegas Firli.

Berita Terkait : Ahli Minta Hentikan Info Hoaks Soal Rokok Elektrik

KPK, lanjutnya, tidak hanya menjalankan tugas sebagai bentuk kewajiban. Melainkan juga sebagai salah satu bentuk ibadah dengan kesadaran dan keikhlasan yang luar biasa.

Diakuinya, saat menjalankan tugas, ada berbagai intimidasi, ancaman, hingga kekerasan. Tapi, KPK tak akan ciut.

Firli mengakui, masih banyak yang harus dilakukan KPK. Terutama, sinergi dengan penyelenggara negara dan aparatur penegak hukum lainnya.

“Insya Allah kerja keras bersama KPK dan penyelenggara negara serta aparatur penegak hukum lainnya akan mengakselerasi semangat berprestasi untuk membebaskan negeri dari korupsi,” ucap Firli.

Terakhir, Jenderal polisi bintang tiga itu meminta peran aktif masyarakat dalam memberikan informasi dugaan korupsi atau penyelewengan yang melibatkan oknum penyelenggara negara.

Berita Terkait : Ah, Prabowo Nggak Ksatria

Di dunia maya, ultah KPK ini ramai diperbincangkan. Wakil Ketua MPR, Hidayat Nur Wahid ikut mengingatkan KPK, masih banyak kasus yang mesti dituntaskan. Khususnya, kasus-kasus yang menyita perhatian publik.

“Sudah 17 tahun umur KPK. Sudah banyak yang dikerjakan. Tapi masih banyak lagi harapan, juga janji yang belum ditunaikan. Seperti PR-PR kasus yang jadi perhatian publik; BLBI, Century, Kondensat, Asabri, Masiku, dan laporan majalah TEMPO soal korupsi di Kemensos & KKP,” wanti-wanti Hidayat di akun Twitter pribadinya, @hnurwahid.

Eks Jubir KPK, Febri Diansyah di akun Twitternya, @febridiansyah mengucapkan selamat ulang tahun ke KPK. Menurut dia, di usia yang ke-17, banyak harapan agar KPK kembali hidup, bukan sekadar berdenyut.

“Agar KPK menjawab harapan anak bangsa, terutama tentang kian tersingkirnya masyarakat oleh orang-orang korup yang berkuasa, memperkaya diri sendiri dan sekongkol dengan teman oligarkinya,” cuitnya.

Warganet lain ikut mengomentari HUT KPK. “Duh, Pak Firli, sweet seventeen-nya KPK nggak sweet nih, masih banyak pe-er,” sambar @asong66. “Nggak bisa dimaafin sebelum Harun Masiku ditangkap,” cuit @fathurdoaibu.

Berita Terkait : Jenderal Gatot Akan Jinak Seperti Fahri?

Akun @asepmisbahudin5 juga mengingatkan, KPK sudah aqil balig. Harusnya tak lagi perlu pengawasan dari Dewan Pengawas alias Dewas. “Sudah aqil balig tuh, harusnya sudah bisa menentukan jalannya tanpa memerlukan lagi pengawas… Mabruk alfa mabruk.

@KPK_RI,” kicau dia. “Semoga makin galak buat Koruptor dan tidak pilah-pilih,” tambah @ardianTaka. [OKT]