Dark/Light Mode

Kamis Besok Disuntik, Ganjar Jadi Orang Pertama Yang Terima Vaksin Covid Di Jawa Tengah

Selasa, 12 Januari 2021 13:48 WIB
Kamis Besok Disuntik,  Ganjar Jadi Orang Pertama Yang Terima Vaksin Covid Di Jawa Tengah

RM.id  Rakyat Merdeka - Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo memastikan, program vaksinasi Covid-19 di Jawa Tengah akan dimulai pada Kamis (14/1) besok.

"Kami sudah siap semuanya. Begitu BPOM mengeluarkan izin, Dinas Kesehatan langsung menyebarkan. Cold chain sampai ke tingkat Puskesmas di Jawa Tengah sudah siap semua,” kata Ganjar, usai rapat koordinasi sosialisasi vaksin dengan Menteri Kesehatan secara virtual, di Rumah Dinas Puri Gedeh, Semarang, Senin (11/1).

Berita Terkait : Ganjar: Setiap Daerah Harus Punya 15 Tempat Tidur ICU Untuk Pasien Covid

Sebanyak 62.560 vaksin Covid-19 telah sampai di Semarang, Jawa Tengah pada 4 Januari 2021. Sejak saat itu, vaksin disimpan di gudang penyimpanan milik Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Tengah.

Vaksin tidak langsung didistribusikan ke kabupaten/kota, karena masih menunggu izin penggunaan darurat atau emergency use of authorization (EUA) dari BPOM.

Berita Terkait : Cegah Lonjakan Kasus Covid, KAI Terapkan Syarat Naik KA Jarak Jauh Terbaru

"Kita tinggal men-deliver saja. Kemarin, kita hanya menunggu izin BPOM. Karena kalau telanjur dikirim ke kabupaten/kota, tapi belum ada izin, kami khawatir perawatannya nanti berbeda-beda. Jadi, kita keep dulu di sini, karena peralatan bagus. Begitu izin ini keluar  maka langsung kami siapkan pendistribusiannya,” jelas Ganjar.

Berdasarkan arahan Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin, setiap daerah harus menyiapkan tempat vaksinasi dan vaksinator untuk memulai penyuntikan perdana vaksin Covid pada Kamis (14/1) atau Jumat (15/1). Seiring sertifikasi halal yang telah diberikan oleh Majelis Ulama Indonesia (MUI) dan izin penggunaan darurat dari BPOM.

Berita Terkait : Ganjar: Investor Jangan Diperes, Jangan `Diangel-angel`

“Arahan Menteri Kesehatan tadi sudah sangat jelas. Tanggal 13 Januari, Presiden. Diharapkan, gubernur dan seluruh Forkompimda termasuk para dokter dan perawat (nakes), kemudian tokoh agama dan tokoh masyarakat pertama di tanggal 14 Januari. Kita sudah siapkan secara teknis. Tanggal 14 itu sudah siap suntik. Vaksinator sudah siap semuanya,” pungkasnya. [JAR]