Dark/Light Mode

Dokter Terbaik RSUD Temanggung Wafat Akibat Disengat Covid-19

Selasa, 12 Januari 2021 16:58 WIB
Dokter Terbaik RSUD Temanggung Wafat Akibat Disengat Covid-19

RM.id  Rakyat Merdeka - Kasus kematian akibat serangan wabah Corona terus meningkat. Seorang dokter terbaik Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kabupaten Temanggung, Jawa Tengah (Jateng), Trisada Indra Puri (35) meninggal dunia. 

Dokter Trisada dinyatakan terkonfirmasi positif Covid-19. "Saya dan wakil bupati ikut berduka atas meninggalnya dokter di RSUD Temanggung karena positif Covid-19," ucap Bupati Temanggung, M  Al Khadziq usai pelantikan/pengukuhan jabatan pimpinan tinggi pratama di lingkungan Pemerintah Kabupaten Temanggung, Selasa (12/1).

Ia mendoakan semoga almarhumah husnul khatimah. “Saya mengucapkan terima kasih sebesar-besarnya atas pengorbanan dan dedikasi almarhumah yang selama ini telah bekerja keras memberikan pelayanan kepada masyarakat berada di garis terdepan dalam melawan pandemi," katanya.

Khadziq menyampaikan kesedihannya karena saat ada harapan baru dengan vaksin Corona untuk bisa keluar dari pandemi ini, malah dokter RSUD Temanggung meninggal.

Berita Terkait : Tahap Pertama, 6.600 Tenaga Kesehatan Di NTT Akan Segera Divaksin

"Dokter ini berdedikasi luar biasa dan  bekerja keras di garis terdepan. Saya mengucapkan belasungkawa yang sedalam-dalamnya," katanya.

Ia pun mengingatkan jangan dianggap remeh wabah ini. Siapa saja bisa terkena. Karena itu, Ia peringatkan bagi siapa saja agar lebih berhati-hati, lebih waspada terhadap Covid-19.

"Saya menilai akhir-akhir ini banyak masyarakat yang abai terhadap Covid-19 sehingga masyarakat mulai kendor dalam melaksanakan protokol kesehatan," katanya dikutip Antara.

Ia berharap, dengan meninggalnya dokter RSUD Temanggung ini harus menjadi momentum seluruh masyarakat untuk kembali meningkatkan kesadaran meningkatkan kedisiplinan dalam melaksanakan protokol kesehatan.

Berita Terkait : Menteri BGS Sampaikan Duka Mendalam Kematian Nakes Saat Menangani Covid-19

Direktur RSUD Temanggung, Tetty Kurniawati mengatakan, almarhumah dr Trisada yang telah dimakamkan dengan protokol kesehatan ketat, Senin (11/1) malam. 
Ia menyebut, semasa hidupnya almarhumah merupakan salah satu dokter terbaik di RSUD Temanggung.

Dedikasinya sebagai dokter umum dalam membantu semua pasien sudah tidak terhitung, karena itu pihak RSUD merasa kehilangan atas dipanggilnya sang dokter kembali kepada Allah SWT.

"Salah satu tenaga kesehatan terbaik telah dipanggil karena punya penyakit dalam dan terpapar Covid-19," katanya.

Ia berharap, gugurnya tenaga kesehatan kali ini merupakan yang terakhir agar tidak terjadi pada tenaga kesehatan lainnya.

Berita Terkait : Meriang Atau Kena Covid-19

Tetty juga berharap, peristiwa tersebut menjadi pengingat semua masyarakat agar tidak menyepelekan Covid-19. Masyarakat harus tetap waspada dan selalu mematuhi protokol kesehatan, seperti memakai masker, mencuci tangan, dan menjaga jarak kapan pun dan di mana pun berada.

"Pandemi belum berakhir, virus cukup ganas, maka protokol kesehatan harus tetap ditegakkan walaupun vaksin sudah disiapkan," pesan dia seraya mencegah kasus kematian bertambah. [FIK]