Dark/Light Mode

Menteri BGS Sampaikan Duka Mendalam Kematian Nakes Saat Menangani Covid-19

Rabu, 30 Desember 2020 09:13 WIB
Menteri Kesehatan (Menkes) Budi Gunadi Sadikin (BGS). (Foto: Istimewa)
Menteri Kesehatan (Menkes) Budi Gunadi Sadikin (BGS). (Foto: Istimewa)

RM.id  Rakyat Merdeka - Kembali gugurnya para tenaga kesehatan (nakes) saat bertugas saat menangani Covid-19, memberikan duka mendalam. Menteri Kesehatan (Menkes) Budi Gunadi Sadikin (BGS) menyampaikan duka cita atas meninggalnya para nakes.

Dari data Kementerian Kesehatan (Kemenkes) tercatat sebanyak 507 tenaga kesehatan telah gugur sejak pandemi Covid-19 terjadi di Indonesia. “Atas nama pemerintah, saya turut berbelasungkawa dan saya berdoa semoga keluarga yang ditinggalkan diberikan kekuatan dan ketabahan,” kata Menkes dalam konferensi pers di Istana Negara, Selasa sore (29/12).

Berita Terkait : Balik Jadi Mantri, Terawan Legowo

Ia mengatakan, tenaga kesehatan merupakan garda terdepan penanganan pandemi Covid-19. Untuk itu, pemerintah berkomitmen penuh untuk memberikan perlindungan dan keselamatan dengan terus mengupayakan ketersediaan alat kesehatan yang berkualitas.

Menkes juga menekankan pentingnya untuk memastikan seluruh nakes terlindungi dan tertangani dengan baik, mulai dari asupan gizi sampai memastikan Nakes tidak kelelahan. Budi menegaskan, tenaga kesehatan adalah garda terdepan yang ingin pastikan Kemenkes memaksimalkan perlindungan yang bisa diberikan kepada mereka. "Menurut saya sudah terlalu banyak kita kehilangan tenaga kesehatan dan adalah kewajiban kita untuk melindungi mereka," ucap BGS.

Berita Terkait : 1,3 Juta Tenaga Kesehatan Duluan Disuntik

Tak hanya itu, komitmen tersebut akan diwujudkan dengan diprioritaskannya tenaga kesehatan di 34 provinsi di Indonesia sebagai penerima vaksin Covid-19 tahap pertama yang akan dimulai Januari 2021 mendatang.

Ia berharap, sudah saatnya seluruh elemen masyarakat bersatu melawan Covid-19. Saling bersinergi, bahu-membahu, saling mengingatkan serta berkomitmen penuh untuk melakukan upaya pencegahan dengan selalu memakai masker, menjaga kebersihan diri serta menjaga jarak saat melakukan kontak sosial langsung dengan orang lain. “Tetap memakai masker itu yang paling utama, rajin mencuci tangan pakai sabun dan menjaga jarak,” pungkasnya. [DWI]