Dark/Light Mode

Nambah 3.536 Kasus Covid-19, DKI Jakarta Cetak Rekor Lagi

Sabtu, 16 Januari 2021 18:21 WIB
Pemakaman jenazah dengan protap Covid-19. (Foto: Ist)
Pemakaman jenazah dengan protap Covid-19. (Foto: Ist)

RM.id  Rakyat Merdeka - Kasus Covid-19 di DKI Jakarta kembali mencatatkan rekor. Kasus konfirmasi positif Covid-19 nambah menjadi 3.536 orang hari ini. Angka ini melebihi rekor kasus sebelumnya pada 13 Januari 2021 yakni 3.476 kasus.

Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit, Dinas Kesehatan DKI Jakarta Dwi Oktavia menjelaskan, lonjakan kasus hari ini akibat akumulasi 304 kasus dari satu rumah sakit swasta dan laboratorium yang baru melaporkan hasil pemeriksaan tiga hari lalu.

Berita Terkait : Pertama Di Dunia, Penerima Vaksin Covid-19 Di Tanah Air Bisa Registrasi Via WA

Tes PCR yang dilakukan hari ini sebanyak 16.924 spesimen. Dari jumlah tes tersebut, sebanyak 14.218 orang dites PCR hari ini untuk mendiagnosis kasus baru dengan hasil 3.232 positif dan 10.986 negatif.

"Namun, total penambahan kasus positif sebanyak 3.536 kasus, lantaran terdapat akumulasi data sebanyak 304 kasus dari 1 RS Swasta dan 1 Laboratorium Swasta, 3 hari terakhir yang baru dilaporkan," terang Dwi melalui keterangan tertulisnya di Jakarta, Sabtu (16/1).

Berita Terkait : Jangan Takut, Ayo Kita Sukseskan Vaksinasi...!

Tingginya angka ini menempatkan DKI pada peringkat pertama penambahan kasus Covid-19 tertinggi di Indonesia. Jawa Barat menyusul dengan 3.460 kasus dan Jawa Tengah dengan 1.997 kasus.

Dwi menuturkan, kenaikan kasus aktif di Jakarta hari ini juga lumayan tinggi hingga 1.289 kasus. Sehingga jumlah kasus aktif sampai hari ini sebanyak 22.089 orang. Sedangkan, jumlah konfirmasi secara total di Jakarta sampai hari ini 223.970 kasus.

Berita Terkait : Alamak, Kasus Positif Pecah Rekor Lagi

Dari jumlah tersebut, 198.136 orang telah dinyatakan sembuh dengan tingkat kesembuhan 88,5 persen. "Pasien yang meninggal sebanyak 3.745 orang," ucapnya.

Adapun tingkat kematian karena Covid-19 di Ibu Kota mencapai 1,7 persen. Sedangkan tingkat kematian Indonesia sebesar 2,9 persen. Sementara positivity rate atau persentase kasus positif sepekan terakhir di Jakarta sebesar 18,5 persen. Sedangkan persentase kasus positif secara total sebesar 9,4 persen. WHO juga menetapkan standar persentase kasus positif tidak lebih dari 5 persen. [FAQ]