Dewan Pers

Dark/Light Mode

Cegah Lonjakan Kasus Covid, KAI Terapkan Syarat Naik KA Jarak Jauh Terbaru

Sabtu, 9 Januari 2021 12:57 WIB
Cegah Lonjakan Kasus Covid, KAI Terapkan Syarat Naik KA Jarak Jauh Terbaru

RM.id  Rakyat Merdeka - PT Kereta Api Indonesia (Persero) atau KAI menerapkan aturan baru naik Kereta Api (KA) Jarak Jauh, untuk mencegah lonjakan kasus Covid-19.

Saat ini, pelanggan KA Jarak Jauh di Pulau Jawa dan Sumatera wajib menunjukkan surat keterangan hasil negatif tes RT-PCR atau hasil nonreaktif Rapid Test Antigen. 

Aturan yang berlaku pada 9-25 Januari 2021 itu sesuai dengan Surat Edaran Kemenhub No. 4 Tahun 2021 tentang Petunjuk Pelaksanaan Perjalanan Orang dengan Transportasi Perkeretaapian dalam Masa Pandemi Covid-19.

Berita Terkait : Virus Terawan Nular Ke Jenderal Prabowo

"KAI mendukung penuh kebijakan yang ditetapkan oleh pemerintah dalam rangka mencegah penyebaran Covid-19 melalui moda transportasi kereta api," ujar VP Public Relations KAI Joni Martinus dalam keterangannya kepada RMco.id, Sabtu (9/1).

Pelanggan KA Jarak Jauh wajib menunjukkan surat keterangan hasil negatif tes RT-PCR atau hasil nonreaktif Rapid Test Antigen, yang sampelnya diambil dalam kurun waktu maksimal 3x24 jam sebelum jam keberangkatan.

Syarat tersebut tidak diwajibkan bagi pelanggan dengan usia di bawah 12 Tahun.

Berita Terkait : Pemprov DKI Tambah 3 RS Rujukan Dan Nakes

Pelanggan KA Jarak Jauh harus dalam kondisi sehat (tidak menderita flu, pilek, batuk, hilang daya penciuman, diare, dan demam), suhu badan tidak lebih dari 37,3 derajat Celcius, memakai masker kain 3 lapis atau masker medis yang menutupi hidung dan mulut, memakai face shield, dan diimbau mengenakan pakaian lengan panjang.

Para pelanggan juga tidak diperkenankan untuk berbicara satu arah maupun dua arah. Baik melalui telepon atau secara langsung selama perjalanan.

Pelanggan KA yang perjalanannya kurang dari 2 jam, tidak diperkenankan untuk makan dan minum. Kecuali bagi individu yang wajib mengkonsumsi obat-obatan dalam rangka pengobatan, yang jika tidak dilakukan, dapat membahayakan keselamatan dan kesehatan orang tersebut.

Berita Terkait : Hari Ini, Vaksin Covid-19 Mendarat Di Jayapura

Jika di dalam perjalanan, pelanggan menunjukkan gejala Covid - seperti menderita flu, pilek, batuk, hilang daya penciuman, diare dan demam atau suhu badan lebih dari 37,3 derajat Celcius -, maka yang bersangkutan tidak boleh melanjutkan perjalanan. Selanjutnya, akan diturunkan di stasiun terdekat untuk dilakukan pemeriksaan.

"Untuk mencegah penyebaran Covid-19, setiap pelanggan KA wajib untuk mematuhi protokol Kesehatan dan menerapkan 3M yaitu memakai masker, menjaga jarak, dan mencuci tangan," tutup VP Public Relations KAI, Joni Martinus. [HES]