Dark/Light Mode

Gandeng Pupuk Kaltim

Politeknik APP Jakarta Kemenperin Cetak SDM Kompeten Sektor Logistik

Senin, 11 Januari 2021 11:40 WIB
Politeknik APP Jakarta Kemenperin bekerja sama dengan PT. Pupuk Kaltim untuk menyelenggarakan program D1. (Foto: ist)
Politeknik APP Jakarta Kemenperin bekerja sama dengan PT. Pupuk Kaltim untuk menyelenggarakan program D1. (Foto: ist)

RM.id  Rakyat Merdeka - Kementerian Perindustrian (Kemenperin) siap mencetak Sumber Daya Manusia (SDM) kompeten dalam menopang sektor logistik yang akan membawa pada peningkatan daya saing industri nasional. Salah satunya dengan menambah program studi Diploma 1 (D1) Pemasaran dan Logistik.

Hal ini ditandatanganinya Memorandum of Understanding (MOU) dengan PT. Pupuk Kaltim merupakan salah satu mitra Politeknik APP Jakarta dalam menyelenggarakan Program D-1. Sebelumnya APP Jakarta juga menjalin kerja sama dengan Petrokimia Gresik, Sanken Argadwija dan Asosiasi Perusahaan Jasa Pengiriman Ekspres, Pos, dan Logistik Indonesia (Asperindo).

“Sektor logistik semakin tumbuh pesat seiring bertambahnya industri di dalam negeri, dan semakin berkembang di masa pandemi. Sehingga hal ini mendorong aktivitas distribusi barang secara efektif dan efisien,” kata Kepala Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia Industri (BPSDMI) Kemenperin, Eko S.A Cahyanto di Jakarta, Senin (11/1).

Berita Terkait : Gandeng Pupuk Kaltim, Kemenperin Gelar Pendidikan Vokasi Setara D1

Menurut dia, hal ini juga menunjukkan bahwa sektor industri tetap tumbuh dan memerlukan dukungan konsisten yang dapat memberikan dampak berganda bagi perekonomian nasional, baik itu penerimaan devisa maupun penyerapan tenaga kerja, terutama SDM terampil.

Pada 28 November 2020 lalu, Politeknik APP Jakarta berhasil mencetak 469 SDM kompeten yang siap bertarung di dunia usaha dan dunia industri. Ini menunjukkan bahwa kondisi pandemi tidak menyurutkan semangat para civitas akademika Politeknik APP Jakarta untuk memberikan kinerja optimal. Khususnya dalam mendorong mahasiswanya untuk lulus tepat waktu dan dapat membawa segudang kompetensi unggulan. Dari 469 wisudawan ini, sebanyak 206 wisudawan telah terserap di berbagai perusahaan terkemuka di Indonesia jauh sebelum lulus.

Direktur Politeknik APP Jakarta, Amrin Rapi mengatakan, selain mendapatkan gelar akademik, lulusan Politeknik APP mengantongi sertifikat melalui uji kompetensi pada empat skema. Yaitu warehouse supervisor, penerapan prosedur ekspor impor dan kepabeanan, tenaga pemasar operasional penjualan, dan tenaga pemasar operasional layanan serta telah melalui pelatihan dan uji kemampuan bahasa sesuai kebutuhan industri.

Baca Juga : Jakarta PSBB Ketat, Gedung KPK Cuma Diisi 25 Persen Pegawai

“Kualitas dan kompetensi para lulusan terus didorong terbukti dengan adanya upaya Politeknik APP Jakarta terus berinovasi menjadi perguruan tinggi vokasi pelopor dan penyedia SDM logistik yang unggul dan berdaya saing tinggi serta adaptif terhadap perkembangan teknologi,” katanya.

Misi pengembangan SDM logistik ini telah dirintis dengan menerapkan sistem pembelajaran dual system yang link and match dengan dunia industri. Ini memungkinkan mahasiswa memperoleh kesempatan yang lebih besar untuk mempraktikkan langsung ilmu yang telah didapatkan di bangku kuliah dengan adanya praktik kerja di dunia industri dalam kurun waktu satu tahun.

Fasilitas kampus pun terus dikembangkan, dengan rencana dibangunnya laboratorium teaching factory berkonsep smart warehouse and smart factory yang memuat konsep industri 4.0 dengan menggunakan referensi smart warehouse “goods to man” dimulai dari penyimpanan raw material, quality control raw material, produksi produk, warehouse produk, energy management, hingga waste management.

Baca Juga : Jelang Tahun Baru Imlek, Vietnam Batasi Penerbangan Masuk

Amrin menambahkan, melalui program studi Diploma 1 (D1) kerja sama dengan Petrokimia Gresik, Sanken Argadwija dan Asosiasi Perusahaan Jasa Pengiriman Ekspres, Pos, dan Logistik Indonesia (Asperindo) serta Pupuk Kaltim yang baru saja ditandatangani MOU-nya, membuktikan peran Politeknik APP Jakarta sebagai institusi pendidikan dalam pengembangan kompetensi SDM logistik di masa depan dan upaya dalam menciptakan ekosistem inovasi pemerintah-industri-akademi (triple helix).

Selain itu, dalam mengejar kemajuan  teknologi digital inovasi logistik, Politeknik APP Jakarta melakukan pengembangan kurikulum 4.0 yang dapat meningkatkan berkontribusi dalam penyediaan SDM industri yang berdaya saing terutama teknologi Logistik 4.0. [DIT]