Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
TNI Dan Polri
Di Atas Sih Peluk-pelukan, Di Kafe Tembak-tembakan
Jumat, 26 Februari 2021 06:25 WIB
RM.id Rakyat Merdeka - Kemesraan TNI dan Polri di level elit dan akar rumput berbeda. Rakyat kagum melihat para jenderal di TNI dan Polri peluk-pelukan. Bahkan suap-suapan. Tapi, rakyat sedih melihat gesekan-gesekan personel TNI dan Polri di bawah yang tak serukun seperti di atas.
Contoh terbaru, oknum anggota Polri bernama Bripka CS menembak anggota TNI AD berinisial S hingga meninggal di RM Kafe yang ada di Cengkareng, Jakarta Pusat, pukul 4 pagi, kemarin. Selain menembak anggota TNI, Bripka CS juga menembak tiga pegawai kafe berinisial FSS, M, dan H. FSS dan M meninggal. Sedangkan H mengalami luka dan sekarang dirawat di rumah sakit.
Baca juga : Transformasi Digital Pendidikan Keagamaan, Kemenag Hadirkan EMIS 4.0
Aksi brutal Bripka CS ini berawal saat pelaku bersama temannya datang ke RM Kafe sekitar pukul 2 pagi. Mereka langsung memesan minuman. Sekitar pukul 4 pagi kurang, pelayan memberikan tagihan biaya minuman Rp 3,3 juta kepada Bripka CS karena kafe mau tutup. Namun, Bripka CS tidak mau membayarnya.
Sementara korban dari TNI berinisal S, selaku keamanan kafe, menegur Bripka CS. Kemudan terjadi cekcok mulut. Tiba-tiba Bripka CS mengeluarkan senjata api dan ditembakkan kepada ketiga korban secara bergantian.
Baca juga : PDIP: Oknum TNI Dan Polri Jual Senjata Layak Dihukum Seberat-beratnya
Usai menembak, Bripka CS keluar kafe sambil menenteng senjata api di tangan kanannya. Dia kemudian di jemput temannya menggunakan mobil.
Mengetahui kejadian tersebut, Polsek Kalideres langsung bergerak cepat ke TKP. Mereka membawa ketiga jenazah ke RS Kramat Jati. Mereka juga langsung mengamankan Bripka CS dan menetapkan menjadi tersangka.
Baca juga : PLN Dan Pemprov Kalbar Gelar Konsultasi Publik Di Kabupaten Ketapang
Mengetahui korbannya anggota TNI, Kapolda Metro Jaya, Irjen Muhammad Fadil Imran langsung turun tangan. Fadil langsung meminta maaf atas aksi anak buahnya itu. Dia telah menginstruksikan tim Polda Metro Jaya untuk mengambil langkah-langkah guna membantu dan meringankan beban dalam proses pemakaman para korban.
“Sebagai Kapolda Metro Jaya, atasan tersangka, saya menyampaikan permohonan maaf yang setinggi-tingginya kepada masyarakat, kepada keluarga korban, dan kepada TNI AD,” kata Fadil saat jumpa pers di Mapolda Metro Jaya, Jakarta, Kamis (25/2). Hadir pada kesempatan itu Kepala Penerangan Kodam Jaya (Kapendam Jaya), Letkol Arh Herwin BS.
Selanjutnya
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya