Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
- Prabowo di KTT BRICS: Indonesia Tidak Suka Didikte Kekuatan Tertentu
- Hari Ke-6, Tim SAR Perluas Pencarian 5 Jurnalis-3 Kru Kapal di Selat Sunda
- Telkomsel Luncurkan Halo Optima Hadirkan Kuota Hingga 2.000 GB
- Luka Menalo Kecewa, Igor Tolic Minta Maaf
- Roll To Glory FIFA ASEAN Cup 2026 Meriahkan CFD Jakarta
Tak Berpotensi Tsunami, Gempa Pandeglang Terjadi Akibat Aktivitas Subduksi
Jumat, 26 Februari 2021 09:33 WIB
RM.id Rakyat Merdeka - Gempa bermagnitudo 5,1 yang kemudian dimutakhirkan menjadi 5, mengguncang wilayah Pandeglang, Banten pada Jumat (26/1) pukul 02.45.05 WIB.
Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) menjelaskan, episenter gempa terletak pada koordinat 6,75 Lintang Selatan dan 105,6 Bujur Timur.
Gempa tersebut berlokasi di darat, dengan kedalaman 60 km. Jaraknya, 54 km arah Barat Daya Kota Pandeglang, Kabupaten Pandeglang, Banten. Atau 11 km arah tenggara Sumur.
Baca juga : Pedagang Pasar Ngebet Ingin Divaksin Covid-19
Dengan memperhatikan lokasi episenter dan kedalaman hiposenternya, gempa yang terjadi merupakan jenis gempa bumi dangkal akibat aktivitas subduksi. Hasil analisis mekanisme sumber menunjukkan bahwa gempabumi memiliki mekanisme pergerakan naik (thrust fault).
Guncangan gempa ini dirasakan di daerah Pandeglang, dengan skala III-IV MMI di Malingping, Carita, Sumur, Munjul. Sementara Labuan, II-III MMI.
Dalam gempa berskala IV MMI, bila terjadi pada siang hari, dirasakan oleh orang banyak dalam rumah. Di luar rumah, terasa oleh beberapa orang, gerabah pecah, jendela/pintu berderik dan dinding berbunyi.
Baca juga : Malaysia Bikin Deg-degan Masyarakat Internasional
Sementara dalam skala III MMI, getaran dirasakan nyata dalam rumah. Terasa getaran seakan-akan ada truk berlalu.
Sedangkan dalam skala II MMI, getaran dirasakan oleh beberapa orang, benda-benda ringan yang digantung bergoyang.
Sampai saat ini, belum ada laporan dampak kerusakan yang ditimbulkan akibat gempa tersebut. Hasil pemodelan menunjukkan, gempa ini TIDAK BERPOTENSI TSUNAMI.
Baca juga : BMKG: 18-19 Februari 2021, Pulau Jawa Siaga Banjir
Hingga Jumat (26/2) pukul 03.20 WIB, hasil monitoring BMKG belum menunjukkan adanya aktivitas gempa susulan (aftershock).
Selanjutnya
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya