Dark/Light Mode

Hari Air Sedunia 2021

Atasi Krisis Air Bersih, Peran Generasi Muda Perlu Dioptimalkan

Senin, 22 Maret 2021 23:00 WIB
Hari Air Sedunia 2021 Atasi Krisis Air Bersih, Peran Generasi Muda Perlu Dioptimalkan

 Sebelumnya 
Sesuai dengan data statistik BPS 2021, populasi Indonesia saat ini 270,2 juta jiwa, dimana komposisi tersebut dibagi 25,87 persen adalah berasal dari usia milenial (24-39 tahun) dan 27.94 persen adalah dari generasi Z (8-23 tahun).

Generasi inilah yang nantinya akan menghadapi tantangan peradaban, terutama terkait dengan ketersedian air, dan masalah-masalah lingkungan lainnya yang akan terus bermunculan.

Generasi muda di bawah lebih jauh dalam memahami isu krisis air, baik di DKI Jakarta dan Indonesia secara keseluruhan dengan memaparkan kondisi rawan air Jakarta berdasarkan hasil kajian IWI yang menyatakan bahwa lebih dari 50 persen wilayah Jakarta mengalami kesulitan air.

Pemahaman tersebut diperkuat dengan hasil perhitungan proyeksi kebutuhan air bersih dan analisis ketersediaan air DKI Jakarta hingga tahun 2030, yang menyatakan bahwa DKI Jakarta mengalami defisit air.

Baca juga : Impor Beras Jadi Sorotan, Pengamat: Tidak Perlu Dipermasalahkan

Pada puncak Hari Air Dunia, yang jatuh pada Senin (22/3), diadakan Webinar Nasional dengan tema “Valuing Water”, dengan mengundang tiga pembicara, yaitu Prof. Dr. Ir. Eko Winar Irianto selaku Direktur Bina Teknik SDA Kementerian PUPR, Tri Mumpuni selaku Direktur IBEKA, dan Ir. Puspa Dewi Liman, MSc selaku Direktur Program TFCA Kalimantan Yayasan KEHATI.

Dalam kesempatan tersebut,  Eko Winar menyampaikan gambaran terkait neraca air nasional dan upaya penanganan daya rusak air di masa pandemi Covid-19. Dari paparannya diperoleh informasi bahwa terjadi tren kenaikan kebutuhan air bersih selama masa pandemic Covid-19 yang berdampak pada kondisi neraca air nasional sehingga dibutuhkan upaya dalam mengatasi krisis air yang terjadi sekalipun di masa pandemi..

Sementara Tri Mumpuni memberikan gambaran proyek-proyek terkait air yang diinisiasikan sebagai bagian dari gerakan perubahan menuju Indonesia yang lebih baik, terutama dalam upaya menghargai air lebih baik lagi.

Dari pemaparannya diketahui bahwa masyarakat sebetulnya sangat ingin untuk memperbaiki kondisi sumber daya air yang ada disekitar tempat tinggalnya, hanya saja masih dibutuhkan strategi dan rencana konkrit yang dapat dengan mudah diikuti oleh masyarakat dalam penerapannya.

Baca juga : BPBD DKI Peringatkan Potensi Banjir Di Jakarta

Ia mendorong anak muda untuk dapat berkontribusi langsung dalam upaya pemenuhan kebutuhan air dan energi di daerah-daerah marginal yang masih sulit dijangkau.

Dari aspek perlindungan air dan lingkungan, Puspa Dewi Liman menyampaikan program yang telah dilakukan untuk perlindungan air, diantaranya melalui konvensi Ramsar yang mengatur pengelolaan lahan basah secara berkelanjutan.

Selain itu juga dilakukan pemberian opini dari para peserta diskusi untuk mengetahui feedback yang diperoleh dari hasil diskusi. Dari opini yang disampaikan oleh tiga perwakilan mahasiswa dari Alloysius Pamurda Dhika M.

Perwakilan dari Universitas Indonesia, Na’im Royyani Aji sebagai perwakilan dari Universitas Lambung Mangkurat, dan Windu Fajar Arum sebagai perwakilan dari Universitas Bakrie, dapat diketahui bahwa serangkaian webinar yang telah dilakukan memberikan insight baru bagi anak muda, dan menunjukkan tantangan yang akan dihadapi oleh generasi muda kedepannya terkait krisis air.

Baca juga : Potensi Kredit UMKM Makin Besar, Peluang Bagus Bagi Perbankan

Selain itu, rangkaian kegitan Hari Air Dunia 2021 yang diadakan oleh IWI juga memicu generasi muda untuk berpartisipasi lebih aktif lagi untuk menghadapai krisis air, dimulai dari langkah kecil yang dapat dilakukan pada sosial media.

Selain diskusi online, IWI juga mengadakan kompetisi berupa public campaign dan desain infografis terkait krisis air, guna meningkatkan awareness millenials dan masyarakat terkait seberapa berharga dan pentingnya air serta kepedulian terkait fenomena krisis air yang sedang terjadi di Indonesia. [NOV]

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.