Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
- STY Nilai Persija Sudah 80 Persen Jelang Super League 2026/2027
- Beckham Putra Siap Bawa Persib Lolos ke ACL Two
- Runner Up, Timnas Putri U-16 Punya Masa Depan Cerah
- Atasi Karhutla Riau, Prabowo Minta Bangun 306 Sumur Bor Di Dekat Hotspot
- Calon Bos OJK Sarjito Beberkan Tantangan Bursa Mineral RI Agar Dipercaya Dunia
RM.id Rakyat Merdeka - Kepala Divisi Humas Polri Irjen Pol Argo Yuwono menegaskan, dua pelaku bom bunuh diri di gerbang masuk gereja Katedral Kota Makassar, Sulawesi Selatan adalah pasangan suami istri yang baru menikah 6 bulan.
"Pelaku adalah pasangan suami istri, yang baru menikah enam bulan," kata Argo dalam keterangannya, Senin (29/3).
Pelaku laki-laki berinisial L dan perempuan berinisial YSF, berprofesi sebagai pekerja swasta.
Baca juga : Kepala Di Atap Badan Di Aspal
Sejumlah tempat sudah digeledah untuk mencari bukti lainnya. Termasuk, rumah tempat tinggal pelaku.
"Kita tunggu hasil kerja anggota di lapangan, sampai dapat diungkap dengan jelas," kata Argo.
Argo menambahkan, pelaku berafiliasi dengan kelompok militan Jamaah Ansharut Daulah (JAD) yang pernah melakukan pengeboman di Jolo Filipina.
Baca juga : Korban Bom Katedral Makassar Bertambah Jadi 20 Orang
Peristiwa bom bunuh diri di gerbang depan Gereja Katedral Makassar, Sulawesi Selatan terjadi pada Minggu (28/3) pukul 10.30 WITA.
Pengeboman dilakukan dua orang pelaku, datang ke gereja menggunakan sepeda motor matik dengan nomor polisi DD 5894 MD.
Kedua pelaku tewas di tempat. Sementara korban luka, berasal dari masyarakat umum serta sekuriti gereja.
Baca juga : Bamsoet Kutuk Bom Gereja Katedral Makassar, Ajak Masyarakat Tak Terpancing
Total korban luka akibat bom bunuh diri berjumlah 19 orang. Yang masih dirawat di rumah sakit berjumlah 15 orang, 13 di antaranya di rawat di RS Bhayangkari Makassar dan 2 lainnya di RS Siloam.
"Empat lainnya, sudah diperbolehkan pulang menjalani rawat jalan," kata Argo. [HES]
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya