Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
- Perbaikan Selesai, Kondisi Jalan Lenteng Agung Sudah Normal dan Bisa Dilewati
- Persib Mulai Susun Persiapan Hadapi Musim 2026/2027
- OTT Pejabat Imigrasi Jakbar, KPK Sita Mobil, Valas, Hingga Emas
- Erling Haaland Bisa Bawa Norwegia Bersaing di Piala Dunia 2026
- Davide Ancelotti Latih Lille, Calvin Verdonk Hadapi Tantangan Baru
Sebelumnya
Akun hi_Sobat juga sangat berharap, ibu menyusui dimasukkan dalam prioritas vaksinasi Covid-19. Terlebih, hingga kini belum ada vaksin Covid untuk bayi dan balita. “Dijamin, vaksin aman bagi ibu menyusui dan bayinya, juga menambah imunitas,” lanjut rujakxireng90.
Bang_akbar84 mengutip pernyataan Jubir Vaksinasi Kementerian Kesehatan, dr Siti Nadia Tarmizi, bahwa vaksin Covid aman bagi ibu menyusui tanpa syarat. Selain Aman, vaksin juga halal. “Benar, buat bayinya juga,” kata KembarDua6.
Baca juga : Imun Nakes Ada Yang Naik Ada Juga Yang Turun Nih...
Menurut ikaprmtsr, antibodi Covid-19 terdeteksi di ASI dari ibu menyusui yang sudah divaksin Covid. ASI memang dahsyat banget. “Aku mau buruan divaksin. Biar anakku juga dapat vaksin secara nggak langsung,” ujarnya.
ProfesorZubairi menegaskan, ibu menyusui tidak hanya boleh divaksin, tapi juga dianjurkan. Dia menegaskan, vaksin tidak memengaruhi kesuburan. “Makin banyak bukti beberapa vaksin seperti Pfizer, Moderna, dan Johnson&Johnson ternyata aman untuk ibu hamil. Kalau merek lain, saya tidak tahu,” katanya.
Baca juga : PPKM Mikro Genjot 3M, 3T Hingga Tingkat RT
OMAIOfficial menegaskan, sejauh ini vaksin tidak terbukti berbahaya bagi ibu yang menyusui. Ibu tak perlu berhenti menyusui setelah menerima vaksin Covid-19. “WHO pun tidak merekomendasikan ibu berhenti menyusui setelah divaksin,” tukas dia. [ASI]
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya