Dark/Light Mode

Kata Ngabalin, Reshuffle Pekan Ini

Menteri Dagdigdug

Rabu, 14 April 2021 07:50 WIB
Tenaga Ahli Utama Kantor Staf Kepresidenan, Ali Mochtar Ngabalin. (Foto: Istimewa)
Tenaga Ahli Utama Kantor Staf Kepresidenan, Ali Mochtar Ngabalin. (Foto: Istimewa)

RM.id  Rakyat Merdeka - Tenaga Ahli Utama Kantor Staf Kepresidenan, Ali Mochtar Ngabalin kasih informasi yang bikin dagdidug para menteri. Kata dia, Presiden Jokowi akan segera melakukan reshuffle kabinet. Kapan waktunya? Pekan ini. Siapa yang akan di-reshuffle? Masih misterius.

Dalam sepekan kemarin, wacana reshuffle kembali digoreng-goreng politisi pasca keputusan Jokowi menggabungkan dua kementerian menjadi satu. Keputusan penggabungan ini berdasarkan Surat Presiden (Surpres) Nomor R-14/Pres/03/2021 dan sudah diketuk palu oleh Ketua DPR, Puan Maharani. Lewat Surpes tersebut, Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) dengan Kementerian Riset dan Teknologi (Kemenristek) resmi dilebur menjadi 1 kementerian.

Tak hanya meleburkan dua kementerian, Jokowi juga membentuk 1 kementerian baru. Namanya: Kementerian Investasi. Usulan Jokowi ini juga sudah disetujui DPR.

Berita Terkait : Ngabalin Haqqul Yakin, Jokowi Umumkan Reshuffle Kabinet Pekan Ini

Berubahnya nomenklatur kementerian ini tentu membuat komposisi kabinet akan berubah. Pertanyannya, siapa yang akan duduk sebagai Mendikbud dan Ristek? Apakah Nadiem Makarim yang saat ini duduk sebagai Mendikbud atau Bambang Brojonegoro yang sekarang menjabat Menristek? Lalu siapa juga yang akan menempati kursi empuk sebagai Menteri Investasi?

Sebelumnya, Menristek Bambang Brojonegoro sudah pasrah akan nasibnya di kabinet. Dalam kunjungannya ke Makassar, pekan lalu, eks Kepala Bappenas itu bahkan sudah berpamitan. Dia sadar, penggabungan dua kementerian membuat posisinya sebagai menteri terancam didepak dari kabinet.

Meskipun kuota menteri baru hanya dua, sejumlah politisi malah menggoreng momentum ini untuk lakukan reshuffle yang lebih besar. Bakal ada reshuffle jilid II yang tak hanya sebatas pada posisi Mendikbud dan Ristek serta Menteri Investasi.

Berita Terkait : Jadi Menristek Terakhir, Bambang Brodjonegoro Sedih

Menanggapi isu liar tersebut, Ngabalin langsung memberi bocoran. “Menurut Bang Ali, ya pekan-pekan ini. Keyakinanku, ya pekan ini. Gitu,” kata Ngabalin, dalam obrolan dengan Rakyat Merdeka, kemarin.

Keyakinan Ngabalin bukan tanpa dasar. Ia paham betul, Jokowi selalu cepat dan tepat dalam mengambil keputusan. Presiden ketujuh itu, sepengetahuannya, juga tidak pernah ketergantungan kepada siapapun. Sehingga tidak ragu-ragu.

“Bang Ali kan bukan baru sehari dua hari di Istana. Kita di sini kan selalu mengikuti perkembangan langkah dan apa-apa yang beliau lakukan. Ya tidak mau juga lambat-lambat. Insya Allah, selalu tepat dan cepat,” lanjutnya.

Berita Terkait : Hasto: Reshuffle Kabinet Murni Hak Prerogatif Presiden

Mantan anggota Komisi I DPR ini menilai, keputusan yang akan diambil Jokowi terkait reshuffle, sepenuhnya murni untuk kepentingan masyarakat. Seperti dalam hal investasi dan perizinan. Jika lambat, maka akan berdampak pada sumber pendapatan negara.

“Kegiatan operasional perusahaan juga akan terhambat. Ini termasuk pesan dalam pembentukan Kementerian Investasi. Pastinya Presiden punya kemampuan yang tak perlu kita ragukan dengan hak-hak prerogatif beliau,” terang Ngabalin.
 Selanjutnya