Dark/Light Mode

Lanal Banyuwangi Disulap Jadi Posko SAR KRI Nanggala-402

Sabtu, 24 April 2021 09:50 WIB
Suasana di posko SAR KRI Nanggala-402 di Pangkalan Angkatan Laut Banyuwangi. (Dok. Dinas Penerangan Angkatan Laut)
Suasana di posko SAR KRI Nanggala-402 di Pangkalan Angkatan Laut Banyuwangi. (Dok. Dinas Penerangan Angkatan Laut)

RM.id  Rakyat Merdeka - Pangkalan Angkatan Laut (Lanal) Banyuwangi dijadikan salah satu Pos Komando (Posko) dalam kegiatan pencarian dan pertolongan atau Search and Rescue (SAR) keberadaan Kapal Selam KRI Nanggala-402. 

Kapal selam tersebut hilang kontak saat latihan dalam uji coba penembakan torpedo di perairan Bali, Kamis (22/4) kemarin. 

Sementara Posko SAR di Bali menggunakan Base Ops Lanud I Gusti Ngurah Rai, Badung.

Baca juga : Kompak! Prajurit TNI AL Doakan Keselamatan ABK KRI Nanggala-402

Kepala Staf Angkatan Laut (Kasal) Laksamana TNI Yudo Margono, saat mendampingi Panglima TNI Marsekal TNI Hadi Tjahjanto, dalam konferensi pers di Badung, Bali mengatakan, bahwa Posko akan ditempatkan di Lanal Banyuwangi dan juga di Denpasar Bali.

Posko ini tidak hanya diisi oleh personel TNI AL saja tetapi juga instansi lain yang akan membantu pelaksanaan SAR.

“Bantuan yang datang dari luar negeri pasti akan turun di Bali sehingga perlu di bentuk posko di Bali. Sedangkan di Banyuwangi karena unsur-unsurnya sandar disana,” ujar Kasal.

Baca juga : Hilang Di Bali, PKS Doakan Keselamatan Awak KRI Nanggala-402

Proses pencarian dan pertolongan KRI Nanggala-402 sampai saat ini masih terus dilakukan dengan melibatkan unsur-unsur TNI AL, termasuk dibantu oleh instansi pemerintah lainnya yaitu Kepolisian RI, KNKT, BPPT dan Basarnas. 

Sementara kepolisian akan mengirimkan kapal-kapalnya yang kebetulan ada di NTT, Bali dan Jawa Timur dan juga mengirimkan alat robotic.

Alat robotic ini bisa diturunkan kedalam air untuk kedalaman 300 meter, dan juga sonar yang bisa menembak lebih kurang 1 kilo meter.

Baca juga : Kapal Basarnas Dikerahkan Bantu Pencarian KRI Nanggala

Alat ini juga sering digunakan saat mencari pesawat-pesawat yang jatuh tenggelam. Bantuan juga datang dari Singapura, Malaysia dan Australia, Korea Selatan serta India. [DR]

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.