Dewan Pers

Dark/Light Mode

Waspadai Lonjakan Corona

Kapolri Instruksikan Jajarannya Perketat Wilayah Perbatasan

Rabu, 2 Juni 2021 07:07 WIB
Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo. (Foto: ANTARA)
Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo. (Foto: ANTARA)

RM.id  Rakyat Merdeka - Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo mengingatkan semua pihak untuk mewaspadai lonjakan jumlah kasus Covid-19 di Malaysia. Dia meminta personel korps baju cokelat melakukan penanganan virus Corona di perbatasan negara secara ketat.

“Waspadai lonjakan tinggi di Malaysia. Perkuat manajemen penanganan Covid-19 dengan ketat, khususnya di perbatasan negara,” ujar Sigit melalui keterangan tertulis, kemarin.

Berita Terkait : Kapolri Intruksikan Polda Kawal Pemulihan Ekonomi Nasional

Hal tersebut dia sampaikan saat memimpin video conference kepada seluruh Kapolda. Sigit juga ingin ada pengecekan langsung upaya penanganan pandemi Covid-19 setelah Lebaran Idul Fitri 1442 H.

Ada beberapa Kapolda yang dipilih memaparkan hasil penanganan Covid-19 di wilayah masing-masing, yakni Polda Kalimantan Barat, Polda Sumatera Utara, Polda Sumatera Barat, Polda Riau, Polda Jambi, Polda Jawa Barat, Polda Jawa Tengah, Polda Kepri, dan Polda Metro Jaya.

Berita Terkait : Jagoannya Menang Di Pilgub Jambi, PAN Instruksikan Kadernya Kawal Perhitungan Suara

Para Kapolda turut memaparkan jumlah kasus Covid-19 yang terkonfirmasi, kematian, sembuh, kendala, serta sarana dan prasarana penanganan virus Corona. Sigit meminta seluruh Kapolda mewaspadai klaster baru Covid-19. Dia menekankan, seluruh Kepala Satuan Wilayah (Kasatwil) untuk peka dalam merespons situasi penyebaran Covid-19, khususnya klaster baru.

“Kita harus terus bergerak dan bergerak menghadapi situasi sulit pandemi ini. Garda terdepan yang diharapkan pemerintah adalah TNI-Polri,” tegas mantan Kabareskrim ini.

Berita Terkait : Redam Lonjakan Covid, Satgas Minta Masyarakat Tak Berkerumun dan Bepergian

Selain itu, Sigit juga meminta jajarannya mengawal upaya pemerintah dalam pemulihan perekonomian hingga percepatan vaksinasi. Termasuk mengawal PPKM mikro, dalam upaya mencegah dan memutus mata rantai penularan Covid-19.

“Pemulihan ekonomi nasional harus terus dikawal sehingga mengalami peningkatan,” tutupnya. [JAR]