Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
- Perbaikan Selesai, Kondisi Jalan Lenteng Agung Sudah Normal dan Bisa Dilewati
- Persib Mulai Susun Persiapan Hadapi Musim 2026/2027
- OTT Pejabat Imigrasi Jakbar, KPK Sita Mobil, Valas, Hingga Emas
- Erling Haaland Bisa Bawa Norwegia Bersaing di Piala Dunia 2026
- Davide Ancelotti Latih Lille, Calvin Verdonk Hadapi Tantangan Baru
4 Kompi Dikirim Ke Kudus
Moeldoko: Jangan Tunggu Api Lahap Seluruh Rumah
Selasa, 8 Juni 2021 07:50 WIB
RM.id Rakyat Merdeka - Kasus Corona di Kudus, Jawa Tengah, masih belum reda. Sebanyak 60 desa di daerah kretek itu berstatus zona merah. Untuk mengantisipasi penyebaran virus sialan itu, TNI-Polri menerjunkan empat kompi ke Kudus.
Kasus Corona di Kudus sangat memprihatinkan. Jumlah kasus Corona melonjak 30 kali lipat dalam waktu sepekan. Jumlah kasusnya terus meningkat. Bahkan, dari 132 desa yang ada di Kudus, 60 desa sudah diserang virus asal China itu.
Saking banyaknya kasus, rumah sakit pun tidak bisa menampung. Kondisi ini diperparah dengan banyaknya dokter dan tenaga kesehatan yang tertular Corona. Para pasien Corona pun sebagian dikirim ke Asrama Haji Donohudan, Kabupaten Boyolali, Jawa Tengah.
Baca juga : Jadi Eksportir Bunga, Lulusan SMK Penerbangan Ini Raup Omzet Ratusan Juta Rupiah
Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo dan Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto terjun langsung ke Kudus untuk memantau penanganan Corona, Minggu (6/6). Mereka ditemani Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Ganip Waristo.
Saat ditanya hasil kunjungannya ke Kudus, Kapolri mengatakan, aparat gabungan TNI-Polri akan diterjunkan untuk mencegah lonjakan kasus Corona di Kudus.
“Saat ini, kami turunkan kurang lebih empat kompi gabungan TNI-Polri untuk menjaga klaster Kudus,” kata Sigit dalam konferensi pers daring usai rapat terbatas di Kantor Presiden, Jakarta, kemarin.
Baca juga : Rakyat Punya Hak Kritik Para Pejabat, Moeldoko Jangan Baperan
Empat kompi gabungan tersebut bertugas mengawasi pelaksanaan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Mikro di 60 desa yang tergolong zona merah di Kudus. Selain itu, personel juga diperbantukan mengawasi kegiatan tracing dan testing.
“Petugas TNI-Polri akan menjaga masyarakat yang kedapatan reaktif untuk melakukan isolasi mandiri di rumah sambil menunggu hasil tes PCR. Ini diawasi oleh TNI-Polri, sehingga tidak terjadi pergerakan yang kemudian mengakibatkan kontak erat,” ujar dia.
Panglima TNI, Marsekal Hadi Tjahjanto juga meminta, Komandan Kodim (Dandim) dan Kapolres setempat membantu Bupati Kudus menekan jumlah kasus Covid-19 di sana. Menurutnya, sudah menjadi kewajiban bersama untuk mengembalikan 60 desa yang zona merah menjadi zona hijau.
Selanjutnya
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya