Dark/Light Mode

Haul Sewindu Wafatnya Taufiq Kiemas, Tokoh 100 Persen Nasionalis-Religius

Selasa, 8 Juni 2021 21:51 WIB
Suasana haul sewindu wafatnya Taufiq Kiemas (Foto: Istimewa)
Suasana haul sewindu wafatnya Taufiq Kiemas (Foto: Istimewa)

RM.id  Rakyat Merdeka - Keluarga besar Megawati Soekarnoputri bersama dengan keluarga besar PDIP menggelar peringatan mengenang sewindu atau delapan tahun wafatnya Taufiq Kiemas, Ketua MPR 2009-2013 secara offline dan online dari Masjid At Taufiq Jakarta, Selasa (8/6). Peringatan tersebut dilaksanakan dengan mengadakan santunan yatim piatu, pembacaan Surat Yasin dan tahlil, serta doa yang dipandu KH Nuril Arifin dan Prof Hamka Haq dari Masjid At Taufiq, dan diikuti juga hadirin secara online. Ceramah agama haul Taufiq Kiemas disampaikan dai kondang dari Makassar, Ustad Das’ad Latief.

Acara tersebut dihadiri langsung istri Taufiq yang juga Presiden ke-5 RI dan Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri, pimpinan lembaga tinggi negara, menteri Kabinet Indonesia Maju, Ketua Umum PBNU KH Said Aqil Siradj, Ketua Umum PP Muhammadiyah Prof Haedar Nashir, Wakil Ketua Umum Dewan Masjid Indonesia Komjen Pol (Purn) Syafrudin, anggota DPR/MPR, kepala dan wakil kepala daerah, pengurus PDIP, sayap dan badan partai, serta keluarga besar almarhum Taufiq Kiemas.

Ketua DPR yang juga putri Taufiq Kiemas, Puan Maharani, dalam sambutannya menguraikan kenangannya saat mengalami penggemblengan dari ayahnya. “Bagi Keluarga kami, Pak Taufiq bukan hanya sebagai ayah, tetapi juga menjadi guru dan mentor kami dalam kehidupan serta dalam perjuangan politik kami. Insya Allah saya akan terus menjadikan pedoman dan suri tauladan semua bekal dan pendidikan dari ayah dan ibu saya tercinta,” ujar Puan.

Puan mengatakan, dari almarhum Taufiq dan Mega, dirinya saya mendapatkan penggemblengan politik secara langsung. "Sejak ikut beliau masa dikuyo-kuyo zaman Orde Baru dahulu, hingga saya menjadi pengurus DPP PDI Perjuangan, Ketua Fraksi, Menko PMK dan saat ini menjadi Ketua DPR perempuan pertama di republik ini," tambah Puan.

Ketua Umum PP Muhammadiyah Prof Haedar Nashir dalam sambutannya menjelaskan, sosok Taufiq Kiemas sebagai tokoh bangsa yang perannya melintas batas dan sosok humanis yang sangat dekat dengan segala elemen bangsa termasuk dengan keluarga besar Muhammadiyah. “Pak Taufiq adalah figur yang punya kekuatan luar biasa yang dapat mempertautkan antara keislaman dan kebangsaan dan menjadi teladan serta jembatan bagi kaum Islam dan kaum nasionalis untuk memadukan kemajemukan bangsa demi kemajuan Indonesia,” jelas Haedar.

Ketua Umum PBNU KH Said Aqil Siradj menjelaskan kesaksiannya pada sosok Taufiq sebagai tokoh nasionalis religius. “Pak Taufiq Kiemas adalah tokoh yang nasionalis 100 persen, karena sangat mencintai Indonesia dengan luar biasa. Juga 100 persen religius karena sangat taat beribadah, bahkan saat kami pergi haji bersama beliau ternyata fasih membaca Al-Qur’an,” terang Kiai Said.

Kiai Said juga menguraikan jiwa kedermawanan Taufiq sangat membekas di hati banyak orang termasuk bagi sahabat-sahabatnya. “Semoga dengan amal soleh dan ibadah almarhum Pak Taufiq, arwah beliau saat ini mendapat tempat terbaik di sisi Allah SWT,” ucapnya.

Ketua Panitia Peringatan Sewindu Wafatnya Taufiq Kiemas, yang juga Wakil Ketua MPR, Ahmad Basarah, menjelaskan peringatan wafatnya Taufiq Kiemas selalu diselenggarakan setiap tahun oleh keluarga besar Megawati dan keluarga besar PDIP. 

“Peringatan wafatnya Pak Taufiq setiap tanggal 8 Juni dengan menggelar doa, yasinan dan tahlilan dimaksudkan selain untuk mendoakan almarhum, juga untuk mengenang dan menjadikan suritauladan kepemimpinan otentik beliau untuk bekal generasi muda saat ini,” ujar Ahmad Basarah. [USU]

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.