Dewan Pers

Dark/Light Mode

Hari Ini Jakarta Dan Jateng Borong Penambahan Kasus Corona

Minggu, 13 Juni 2021 18:59 WIB
Warga Rusun Marunda, Jakarta Utara saat menerima dosis 1 vaksin Covid-19 AstraZeneca. (Foto: Dwi Pambudo/RM)
Warga Rusun Marunda, Jakarta Utara saat menerima dosis 1 vaksin Covid-19 AstraZeneca. (Foto: Dwi Pambudo/RM)

RM.id  Rakyat Merdeka - Kasus harian Covid-19 hari ini kembali melesat drastis, nambah 9.868 orang terkonfirmasi terpapar Corona. Diketahui, 1 Juni 2021 lalu, jumlah kasus harian masih berada di angka 4.824.

Total kasus terkonfirmasi Covid-19 di Tanah Air mencapai angka 1.911.358. Dari 9.868 kasus, berdasarkan sebaran provinsi, penambahan kasus di DKI Jakarta paling tinggi, yakni mencapai 2.789 kasus.

Berdasarkan catatan, di Jakarta, kenaikan kasus juga fantastis. Pada 9 Juni penambahan kasus di angka 1.371. Sehari setelahnya, 10 Juni, naik drastis menjadi 2.096 kasus. Selanjutnya nambah 2.293 kasus pada 11 Juni, dan 2.455 kasus pada 12 Juni.

Berita Terkait : KLHK: Populasi Badak Jawa Dan Elang Jawa Bertambah

Padahal, pekan-pekan sebelumnya, penambahan pasien positif di bawah seribu orang. Artinya, DKI Jakarta mengalami peningkatan kasus sebesar 302 persen dalam 10 hari terakhir.

Setelah Jakarta, Jawa Tengah (Jateng) berada di posisi kedua dengan 2.579 kasus. Jika ditotal, kasus di Jakarta dan Jateng angkanya separuh lebih penambahan kasus secara nasional.

Selanjutnya, Jawa Barat 1.272 kasus, Daerah Istimewa Yogyakarta 466 kasus, dan Jawa Timur 418 kasus. Sementara provinsi dengan kasus Covid-19 paling sedikit adalah Sulawesi Tengah 9 kasus, Sulawesi Tenggara 8 kasus, Papua 8 kasus, Gorontalo 4 kasus, dan Sulawesi Utara 2 kasus.

Berita Terkait : Sukur Targetkan Banteng Menang Kembali Di 2024

Sulawesi Barat tercatat sebagai satu-satunya provinsi yang melaporkan nol kasus Covid-19 pada hari ini.

Ketua Satgas Covid-19 Letjen TNI Ganip Warsito mewaspadai peningkatan kasus di DKI Jakarta dan Jawa Tengah, serta wilayah lainnya yang melonjak drastis.

Dia mengatakan, faktor utama lonjakan kasus Covid-19 tiga pekan terakhir karena mobilitas masyarakat aktivitas sehari-hari, terutama usai liburan.

Berita Terkait : Hadapi Revolusi Industri 4.0, Kemnaker Genjot Pengembangan BLK Komunitas

"Mobilitas manusia yang menyebabkan transmisi antara satu dan lainnya," jelasnya, dalam konferensi pers, Minggu (13/6).

Pemerintah akan menjalankan beberapa upaya penanggulangan Covid -19. Dari mulai intensifikasi posko hingga tingkat desa, melaksanakan 3K atau Komunikasi, Koordinasi, dan Kolaborasi, memasifkan kegiatan tracing, juga mulai mengantisipasi kenaikan kasus pada periode libur Idul Adha.

Selain itu, memperketat pelaksanaan PPKM Mikro, serta memastikan ketersediaan tempat tidur rumah sakit. Ganip juga sudah melakukan pengecekan kesiapan fasilitas isolasi Covid-19 di Rumah Susun Nagrak, Cilincing, Jakarta Utara. [FAQ]