Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
- Gerak Cepat, Waskita Karya Salurkan Ribuan Bantuan Untuk Korban Gempa NTT
- Juventus Menang Tipis di Pekan Pertama Serie A 2026/27
- Ibrahima Konate Ingin Buktikan Diri Di Real Madrid
- Atasi Karhutla Riau, Prabowo Minta Bangun 306 Sumur Bor Di Dekat Hotspot
- Calon Bos OJK Sarjito Beberkan Tantangan Bursa Mineral RI Agar Dipercaya Dunia
RM.id Rakyat Merdeka - Satuan Tugas (Satgas) Penanganan Covid-19 sedang mempertimbangkan kebijakan peniadaan agenda libur panjang sebagai strategi pencegahan penyebaran Covid-19 di tengah masyarakat.
Baca juga : Covid-19 Meningkat, LaNyalla Minta Agenda Pertemuan Besar Ditunda
"Kami memang sedang mempertimbangkan agar sebaiknya kita tidak ada lagi libur panjang. Karena begitu ada libur panjang, selalu diikuti oleh kenaikan kasus," kata Ketua Bidang Perubahan Perilaku Satgas Penanganan Covid-19, Sonny Harry B Harmadi, dalam agenda virtual Dialog Produktif Kabar Kamis "Jangan Lelah, Jangan Lengah Tetap Disiplin Prokes" di Jakarta, Kamis (17/6).
Baca juga : KSP: Pengendalian Pandemi Wujudkan Pemulihan Ekonomi
Sonny mengatakan lonjakan kasus Covid-19 yang melanda sejumlah daerah di Indonesia lebih diakibatkan mobilitas dan aktivitas penduduk usai libur Lebaran 2021.
Baca juga : Cegah Covid-19, Masmindo Vaksinasi Seluruh Karyawannya
"Agenda libur panjang selalu diikuti oleh lonjakan kasus. Kita tahu juga bawa varian baru yang masuk ke Indonesia bahkan sudah ada sebelum libur panjang. Artinya, lonjakan kasus terjadi karena libur panjang yang ada," ujarnya.
Selanjutnya
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya