Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
- Gerak Cepat, Waskita Karya Salurkan Ribuan Bantuan Untuk Korban Gempa NTT
- Juventus Menang Tipis di Pekan Pertama Serie A 2026/27
- Ibrahima Konate Ingin Buktikan Diri Di Real Madrid
- Atasi Karhutla Riau, Prabowo Minta Bangun 306 Sumur Bor Di Dekat Hotspot
- Calon Bos OJK Sarjito Beberkan Tantangan Bursa Mineral RI Agar Dipercaya Dunia
Sebelumnya
Sonny mengatakan pemerintah telah berupaya mengantisipasi lonjakan kasus berdasarkan agenda empat kali libur panjang 2020 yang selalu menimbulkan lonjakan kasus aktif serta angka kematian, dan diikuti juga oleh peningkatan angka kematian tenaga kesehatan.
Baca juga : Covid-19 Meningkat, LaNyalla Minta Agenda Pertemuan Besar Ditunda
"Tetapi faktanya masih cukup banyak yang mudik. Ada sekitar 1,8 juta orang yang ternyata melakukan mudik sebelum pelarangan tanggal 6 sampai 17 Mei dan setelahnya," ujarnya.
Baca juga : KSP: Pengendalian Pandemi Wujudkan Pemulihan Ekonomi
Pemerintah sudah memprediksi kalau terjadi kenaikan mobilitas penduduk akan selalu diikuti oleh penurunan kepatuhan protokol kesehatan sehingga memicu peningkatan kasus. [SRI]
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya