Dewan Pers

Dark/Light Mode

Kasus Covid-19 Makin Menggila

Luhut: Mari Berkaca, Inilah Kesalahan Kita Rame-rame

Rabu, 16 Juni 2021 07:05 WIB
Menko Marves Luhut Binsar Pandjaitan mengikuti rapat kerja dengan Badan Anggaran DPR di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Senin (14/6/2021). (Foto: ANTARA/Aprillio Akbar)
Menko Marves Luhut Binsar Pandjaitan mengikuti rapat kerja dengan Badan Anggaran DPR di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Senin (14/6/2021). (Foto: ANTARA/Aprillio Akbar)

RM.id  Rakyat Merdeka - Penyebaran kasus Covid-19 di Indonesia makin mengkhawatirkan. Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan menyatakan, lonjakan angka Covid-19 itu tak lepas dari masih banyaknya masyarakat yang nekat mudik, meski pemerintah sudah mengeluarkan larangan.

“Sama-sama mari kita berkaca, inilah kesalahan kita ramai-ramai. Pemerintah sudah habis-habisan minta supaya stay at home, tidak mudik, tapi kemarin kita ramai-ramai. Ini buahnya,” ujar Luhut dalam acara konferensi pers bertema Upaya Peningkatan Penggunaan Produk Dalam Negeri (PDN) Bidang Alat Kesehatan yang digelar virtual, kemarin.

Wakil Ketua Komite Penanganan Covid-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional (KPCPEN) itu juga mengingatkan agar para pemimpin memberikan contoh baik untuk bisa menekan penularan virus Corona.

Berita Terkait : Ganjal Laju Perekonomian

“Kalau kita sebagai pemimpin tidak memberikan contoh, dampaknya seperti ini. Banyak korban yang kita sadari langsung ataupun tidak langsung akibat kelakuan kita sendiri,” wanti-wanti Luhut.

Per kemarin, penambahan kasus konfirmasi positif virus Corona mencapai 8.161 orang. Dengan penambahan tersebut, maka total kasus positif menem­bus angka 1.927.708 kasus.

Untuk kasus sembuh, Satgas mencatat adanya penambahan 6.407 orang, sehingga totalnya menjadi 1.757.641 orang. Sementara, kasus meninggal akibat Covid-19 bertambah 164 orang, sehingga totalnya telah menembus 53.280 orang.

Berita Terkait : Kasus Covid-19 Naik, Pemerintah Tambah Kapasitas Rumah Sakit Hingga 40 Persen

Selain karena kendornya disiplin masyarakat dalam menerapkan protokol kesehatan, lonjakan kasus Covid-19 di Tanah Air juga dipengaruhi varian baru Covid-19.

Direktur Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Kementerian Kesehatan (Kemenkes) Siti Nadia Tarmizi melaporkan, terdapat tiga varian virus Corona yang diyakini menular lebih cepat hingga memperberat gejala Covid-19 saat ini yang menyebar di sejumlah daerah di Indonesia.

Ketiga varian virus Corona tersebut mewujud dalam 145 kasus Variant of Concern (VOC) yang berada di Indonesia.

Berita Terkait : Mudik Jadi Biang Kerok Pemicu Penularan Virus

Ketiga varian virus Corona tersebut ialah B.117 yang berasal dari Inggris, B.1351 yang berasal dari Afrika Selatan, dan B.1617.2 yang berasal dari India.
 Selanjutnya