Dark/Light Mode

Lolos Seleksi Kampus Merdeka, PresUniv Dapat Dana Hibah Rp 3 M

Jumat, 25 Juni 2021 12:49 WIB
Dari kiri ke kanan, Ketua Program PKKM PresUniv Adhi Setyo Santoso, Wakil Rektor Bidang Akademik dan Kemahasiswaan Handa S. Abidin, Dekan Fakultas Bisnis Maria Jacinta Arquisola, Direktur Lembaga Riset dan Pengabdian Masyarakat (LRPM) Retnowati. (Foto: ist)
Dari kiri ke kanan, Ketua Program PKKM PresUniv Adhi Setyo Santoso, Wakil Rektor Bidang Akademik dan Kemahasiswaan Handa S. Abidin, Dekan Fakultas Bisnis Maria Jacinta Arquisola, Direktur Lembaga Riset dan Pengabdian Masyarakat (LRPM) Retnowati. (Foto: ist)

RM.id  Rakyat Merdeka - President University (PresUniv) berhasil lolos seleksi Program Kompetisi Kampus Merdeka (PKKM) yang diadakan oleh Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi, Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi (Kemendikbud Ristek). 

PKKM merupakan program pengembangan perguruan tinggi yang ditujukan untuk meningkatkan mutu dan relevansi perguruan tinggi melalui pencapaian delapan Indikator Kinerja Utama (IKU) agar dapat berkontribusi dalam meningkatkan daya saing bangsa.

Kompetisi ini terbagi dalam tiga liga, yaitu liga-1 (untuk perguruan tinggi dengan jumlah mahasiswa di atas 18.000 dan mengikutsertakan lima program studi), liga-2 (perguruan tinggi dengan jumlah mahasiswa 5.001-18.000 dan tiga program studi), dan liga-3 (perguruan tinggi dengan jumlah mahasiswa 1.000-5.000 dan dua program studi).

Baca Juga : Masjid Di Zona Merah Di Jakarta Utara, Tidak Laksanakan Shalat Jumat

PresUniv sendiri ikut dalam kompetisi liga-3 dengan menyertakan dua program studi, yakni Business Administration dan Information Technology. Atas keberhasilannya lolos seleksi, PresUniv akan mendapatkan dana hibah Kampus Merdeka Rp 3 miliar setiap tahun untuk selama tiga tahun.

Proses seleksi PKKM diawali dengan pengiriman proposal. Setelah itu proposal diseleksi dalam tiga tahap, yaitu evaluasi administratif, evaluasi kualitas dan kelayakan proposal, serta verifikasi kelayakan berupa kunjungan secara daring tersebab masih dalam kondisi pandemi Covid-19.

Proses verifikasi ini dilakukan oleh tiga asesor, pada Kamis (29/4). Mereka adalah Prof. Hamim Sudarsono dari Universitas Lampung, Dr. Hartati dari Universitas Airlangga, Surabaya, dan Suharman Hamzah dari Universitas Hasanuddin, Makassar.

Baca Juga : Sah, Menteri Suharso Lantik Margo Yuwono Sebagai Kepala BPS

Kunjungan aseseor ini diterima langsung oleh Rektor PresUniv Prof. Jony Oktavian Haryanto, Wakil Rektor 1 Bidang Akademik dan Kemahasiswaan Handa S. Abidin, Ketua Program PKKM PresUniv Adhi Setyo Santoso, Direktur Lembaga Riset dan Pengabdian Masyarakat (LRPM) PresUniv Retnowati, Dekan Fakultas Bisnis Maria Jacinta Arquisola, dan Kepala Biro Kemahasiswaan PresUniv Donald Samuel.

Donald menjelaskan, kunjungan ini bertujuan untuk melihat kelayakan dan kondisi PresUniv terkait dengan delapan IKU. PresUniv telah mengajukan sebelas kegiatan untuk program ini.

“Kami mengajukan sebelas kegiatan dalam proposal dan mendapatkan beberapa feedback dari asesor untuk direvisi. Jadi, akan ada kegiatan yang dipadatkan,” ujarnya. 

Baca Juga : Akhiri Pembelahan Politik, Anis Matta Dorong Sumpah Tekad Indonesia

Adapun PresUniv mengajukan dua Program Studi (Prodi) untuk mengikuti PKKM, yaitu Prodi Business Administration (BA) dan Information Technology (IT). Di mana dua prodi ini telah terakreditasi A dan sedang mengajukan akreditasi internasional.

“Hibah ini diberikan agar kami bisa mengimplementasikan program Kampus Merdeka secara baik,” ujarnya.
 Selanjutnya