Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
Wow! Menko Luhut Pantau Mobilisasi Warga Lewat Facebook, Google Traffic, Hingga NASA
Senin, 5 Juli 2021 20:27 WIB
RM.id Rakyat Merdeka - Menko Bidang Kemaritiman dan Investasi (Menko Marves) Luhut Binsar Pandjaitan melakukan evaluasi mobilisasi warga saat Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat hari ke-2 di wilayah DKI Jakarta, Banten, dan Jawa Barat.
Mobilisasi warga dipantau melalui Facebook Mobility, Google Traffic, dan Night Light dari NASA. Temuan analisisnya, perlu sekitar penurunan mobilitas warga sebesar -30 persen untuk Covid-19 varian alpha dan -50 persen untuk varian delta agar jumlah kasus Covid-19 di wilayah tersebut dapat menurun.
Menko Luhut memerintahkan semua pihak fokus mengejar target mobilisasi warga turun hingga -50 persen. Diharapkan saat akhir masa PPKM Darurat ini dapat mengalami perubahan yang signifikan.
"Kalau kita lihat di Kepulauan Seribu dan Jakarta semua sudah merah. Paling tinggi di Jakarta Selatan untuk indeks penurunannya. Sisanya masih di 17 persen, ini juga semua baru penurunan untuk alpha, belum delta," jelas Luhut, Senin (5/7).
Sementara itu, Menteri Kesehatan (Menkes) Budi Gunadi Sadikin meminta seluruh pihak memperkuat strategi yang dianjurkan Badan Kesehatan Dunia alias WHO, yakni protokol kesehatan, testing, tracing, isolasi, perawatan, dan vaksinasi.
Sedangkan, Indonesia masih lemah pada dua aspek utama. Apa itu? "Yaitu protokol kesehatan dan 3T (testing, tracing, treatment), termasuk isolasi," ungkap Budi.
Baca juga : Kementan Pastikan Jaga Stabilisasi Harga Perunggasan Nasional
Berikut hasil pantauan mobilitas warga:
Kondisi Wilayah DKI Jakarta Indeks mobilitas di DKI Jakarta secara keseluruhan pada Minggu (4/7) mencapai -18,6 persen. Yang diperoleh dari Google Mobility sebesar -22,5 persen dan Facebook Mobility sebesar -15,7 persen. Hal ini digambarkan dari anggota yang aktif sebanyak 1.406 dari 7.817 orang.
Di wilayah Kepulauan Seribu penurunan mobilitas mencapai -17,3 persen, Jakarta Barat sebesar -18,3 persen, Jakarta Pusat sebesar -17,0 persen, Jakarta Selatan sebesar -23,6 persen, Jakarta Timur sebesar -17,8 persen, dan Jakarta Utara sebesar -17,4 persen.
Baca juga : Kuntit Aktivitas Online, Facebook dan Google Dituding Langgar HAM
Angka ini belum mencapai target pemerintah untuk dapat menurunkan mobilitas warga yang ditargetkan pada angka -30 persen hingga -50 persen.
Selanjutnya
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya