Dark/Light Mode

Mulai Besok, Asrama Haji Pondok Gede Beroperasi Jadi RS Covid-19

Jumat, 9 Juli 2021 19:19 WIB
Presiden Jokowi meninjau kesiapan Asrama Haji di Pondok Gede menjado RS Covid-19, Jumat (9/7)
Presiden Jokowi meninjau kesiapan Asrama Haji di Pondok Gede menjado RS Covid-19, Jumat (9/7)

RM.id  Rakyat Merdeka - Presiden Jokowi meninjau kesiapan Asrama Haji di Pondok Gede yang sudah selesai direnovasi menjadi Rumah Sakit (RS) Darurat untuk pasien Covid-19. 

Presiden menyatakan, Asrama Haji siap beroperasi menjadi RS Covid-19 mulai besok pagi, Sabtu (10/7). 

Berita Terkait : Kamis. Asrama Haji Pondok Gede Beroperasi Jadi RS Covid-19

"Saya ingin menyampaikan ucapan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada Menteri Kesehatan, Budi Gunadi Sadikin, Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR), Basuki Hadimuljono beserta seluruh jajarannya yang sudah bekerja keras dalam waktu lima hari menyiapkan Asrama Haji disulap menjadi RS," kata Jokowi didampingi Menteri Agama, Yaqut Cholil Qoumas saat meninjau Asrama Haji Pondok Gede, Jumat (9/7) 

Sebelum dioperasikan, mantan Gubernur DKI ini sudah mengecek langsung seluruh kesiapan RS Darurat tersebut. "Saya sudah cek ke dalam, peralatan kesehatan, penggantian AC, kemudian perbaikan lift untuk pasien, saya lihat sudah dalam keadaan 99 persen siap. Sehingga besok pagi RS Asrama Haji ini sudah bisa dioperasikan," tegasnya. 

Berita Terkait : Presiden Jokowi: Kamis Harus Bisa Dipakai Untuk RS Darurat Covid-19!

Di Asrama Haji tersebut, Pemerintah menyiapkan 910 tempat tidur isolasi, termasuk 36 HCU (high care unit), disamping lebih dari 370 tempat tidur untuk tenaga kesehatan. 

Menurut Presiden, kesiapan fasilitas ini telah disiapkan oleh Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR).

Berita Terkait : Tambah 950 Bed, Asrama Haji Pondok Gede Disulap Jadi RS Covid

Selain di Asrama Haji Pondok Gede, Pemerintah juga telah menyiapkan sejumlah tempat untuk isolasi lainnya, yaitu di Rumah Susun Nagrak sebanyak 2.273 tempat tidur dan di Rumah Susun Pasar Rumput sebanyak 5.952 tempat tidur. 

Di samping itu, Pemerintah juga menambah kapasitas Rumah Sakit Darurat Covid-19 Wisma Atlet sebanyak 1.200 tempat tidur untuk mengantisipasi lonjakan kasus Covid-19. [MFA]