Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
- Perbaikan Selesai, Kondisi Jalan Lenteng Agung Sudah Normal dan Bisa Dilewati
- Persib Mulai Susun Persiapan Hadapi Musim 2026/2027
- OTT Pejabat Imigrasi Jakbar, KPK Sita Mobil, Valas, Hingga Emas
- Erling Haaland Bisa Bawa Norwegia Bersaing di Piala Dunia 2026
- Davide Ancelotti Latih Lille, Calvin Verdonk Hadapi Tantangan Baru
Sebelumnya
Saidah juga mengatakan, pada kurban tahun ini BAZNAS mengeluarkan berbagai perubahan dibanding kurban tahun sebelumnya. Di antaranya pemerataan distribusi menjadi 34 provinsi, diversifikasi harga yang beragam, dan adanya kurban dalam kemasan untuk memudahkan dalam pendistribusiannya.
Baca juga : Didukung Amerika, Indonesia Semakin Mantap Jadi Industri Maju
Bila pada 2020 distribusi di 24 provinsi, pada 2021, jelasnya, BAZNAS berharap semua provinsi mendapatkan. Istilahnya ini kurban nusantara.
Baca juga : BAZNAS Salurkan Paket Peti Pemulasaraan Jenazah Pasien Covid-19
Juga dilakukan diversifikasi harga. Kalau tahun lalu ada namanya harga tunggal, kini diberikan banyak pilihan harga hewan kurban. “Ada yang harga termurah, ada yang harga sesuai kemampuan mudhahhi (pekurban -red)," kata Saidah.
Baca juga : Bosan Nunggu, Penumpang Lompat Dari Pintu Darurat
Kemudian, lanjutnya lagi, juga ada kurban dalam bentuk kemasan kaleng yang akan tahan lama, bahkan masa simpannya bisa sampai 2 hingga 3 tahun. Jadi bisa didistribusikan ke daerah yang sulit terjangkau dalam kategori Terluar, Tertinggal, Terdepan (3T) atau lokasi bencana yang membutuhkan penanganan khusus. [RSM]
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya