Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
- Perbaikan Selesai, Kondisi Jalan Lenteng Agung Sudah Normal dan Bisa Dilewati
- Persib Mulai Susun Persiapan Hadapi Musim 2026/2027
- OTT Pejabat Imigrasi Jakbar, KPK Sita Mobil, Valas, Hingga Emas
- Erling Haaland Bisa Bawa Norwegia Bersaing di Piala Dunia 2026
- Davide Ancelotti Latih Lille, Calvin Verdonk Hadapi Tantangan Baru
Bahas Perubahan Iklim Dunia
Menteri LHK Gembleng Tim Negoisator COP-26
Kamis, 22 Juli 2021 07:36 WIB
Sebelumnya
Misalnya, dalam kegiatan elctro-mobility yang telah dirintis dan dimulai, seperti pengembangan listrik solar panel.
Selain itu, mempertegas peran teknologi dan kerja sama internasional swasta dan dukungan internasional.
Baca juga : Persaingan Panas Menteri Dan Gubernur
Misalnya, dalam hal proyeksi rehabilitasi mangrove hingga 600.000 hektare (ha) sampai dengan akhir 2024. Peningkatan peran rehabilitasi lahan oleh swasta hingga lebih dari 200.000 ha, hingga pengembangan kompleks green industry supported by green energy di Kalimantan Utara seluas 12.000 ha.
Kedua, lanjut Siti, Pemerintah Indonesia juga telah menyusun strategi jangka panjang yang akan menjadi pedoman dalam implementasi mitigasi dan adaptasi perubahan iklim. Termasuk komitmen NDC lima tahunan selanjutnya.
Baca juga : Pelni Kembali Layani Pembelian Tiket
Sejak tahun 2020, Indonesia telah berproses untuk menyusun dokumen Long- Term Strategy on Low Carbon and Climate Resilience 2050 (LTS-LCCR 2050), menuju net zero emissions dengan tetap mempertimbangkan kondisi ekonomi yang bertumbuh, berketahanan iklim dan berkeadilan.
Siti mengatakan, dokumen LTS LCCR 2050 disusun berdasarkan kondisi perekonomian dan turunnya kapasitas adaptasi dan mitigasi perubahan iklim.
Baca juga : Menteri Siti Pingin LHK Bersih Dari Korupsi
Serta pembelajaran atas rentannya kondisi global menghadapi pandemi Covid-19, dengan tetap optimistis mengacu kepada pemulihan pascapandemi. Khususnya kebijakan nasional seluruh sektor saat ini sampai tahun 2050. [NOV]
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya