Dewan Pers

Dark/Light Mode

Kerja Sama Bilateral Dengan China Terus Dikuatkan, Tiga Menteri Kunjungi Negeri Tirai Bambu

Minggu, 4 April 2021 18:18 WIB
Dari kiri: Duta Besar RI untuk China Djauhari Oratmangun (kiri) mendampingi Menlu Retno Marsudi, Menteri BUMN Erick Thohir, dan Mendag M Lutfi dalam kunjungan ke China, 1-3 April 2021. (Foto: KBRI Beijing)
Dari kiri: Duta Besar RI untuk China Djauhari Oratmangun (kiri) mendampingi Menlu Retno Marsudi, Menteri BUMN Erick Thohir, dan Mendag M Lutfi dalam kunjungan ke China, 1-3 April 2021. (Foto: KBRI Beijing)

RM.id  Rakyat Merdeka - Tiga menteri Kabinet Indonesia Maju: Menteri Luar Negeri Retno Marsudi, Menteri Perdagangan Muhammad Lutfi, dan Menteri BUMN Erick Thohir berkunjung ke China pada 1-3 April 2021. Membahas berbagai isu yang menjadi kepentingan bersama, termasuk kerja sama vaksin, peningkatan perdagangan dan investasi serta kekonsuleran.

Selama di Negeri Tirai Bambu, para menteri telah melakukan pertemuan bersama dengan Menteri Luar Negeri China Wang Yi dan Pimpinan Provinsi Fujian.

Serta pertemuan terpisah dengan masing-masing pimpinan kementerian/lembaga di negara tersebut, yang merupakan mitra kerja masing-masing menteri. Juga berbagai perusahaan China yang sudah memiliki kerja sama dengan Indonesia, dan berminat mengembangkan bisnisnya di Indonesia.

Berita Terkait : Peringati Hubungan Bilateral Ke 70 Tahun, Rusia Beri Patung Ke Anies

Salah satu isu utama yang diangkat dalam kunjungan para menteri RI ke China adalah kerja sama pengadaan vaksin Covid-19. Serta potensi pengembangan kerja sama antara perusahaan vaksin China dengan perusahaan lokal di Indonesia.

Kerja sama ini tak hanya membantu Indonesia dalam penyediaan vaksin mandiri. Tetapi juga mendukung Indonesia menjadi regional hub, untuk produksi vaksin di kawasan.

Mengingat urgensi penyediaan vaksin di Indonesia, Menlu Retno menekankan pentingnya perusahaan-perusahaan vaksin China, yang telah menandatangani komitmen dengan Indonesia, untuk segera memenuhi jadwal penyediaan vaksin yang telah disepakati bersama.

Berita Terkait : Wapres Minta Mas Menteri Turutin Nasihat Para Ulama

Menlu Retno juga menggunakan kesempatan kunjungan tersebut, untuk menyampaikan apresiasi atas bantuan pemerintah China selama ini, dalam isu pemulangan ABK Indonesia.

Diharapkan, pemerintah China dapat selalu memfasilitasi penyelesaian isu ABK Indonesia. Dan mengusulkan pembentukan kerja sama bilateral, yang khusus mengatur penempatan seluruh ABK Indonesia.

Selain itu, Menlu Retno juga mengharapkan dukungan pemerintah China, untuk dapat memfasilitasi kembalinya para pelajar Indonesia ke tempat studi masing-masing di negara tersebut. Mengingat perkuliahan dan sekolah di China, telah kembali normal sejak akhir 2020.
 Selanjutnya