Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
- Perbaikan Selesai, Kondisi Jalan Lenteng Agung Sudah Normal dan Bisa Dilewati
- Persib Mulai Susun Persiapan Hadapi Musim 2026/2027
- OTT Pejabat Imigrasi Jakbar, KPK Sita Mobil, Valas, Hingga Emas
- Erling Haaland Bisa Bawa Norwegia Bersaing di Piala Dunia 2026
- Davide Ancelotti Latih Lille, Calvin Verdonk Hadapi Tantangan Baru
Sebelumnya
Denilson.santoso mengungkapkan, tes Covid-19 bisa meringankan beban masyarakat. Khususnya yang sedang menjalani isoman “Benar, karena banyak orang malas untuk tes Covid-19 akibat biaya yang terlalu mahal buat mereka,” ungkapnya.
“Duit buat makan semingguan terus dibuat tes, hasil negatif perut keroncongan Pak,” ujar faustinagemati.
“Gratisnya bagus. Namun jika tidak dibarengi sistem yang baik akan seperti saat vaksinasi beberapa waktu lalu, saling berebut dan berkerumun antrean,” ungkap prayono__.
Baca juga : Pasien Isoman Jangan Minum Obat Sembarangan, Berbahaya
Dadosuminta mengatakan, sebaiknya tes Covid-19 memang digratiskan untuk mencegah praktik bisnis kesehatan yang curang. “Setuju. Sekarang tes Covid-19 sudah dijadikan lahan bisnis,” ujarnya.
Sementara, tyo1169 mengaku tidak masalah jika tes Covid-19 berbayar. Hanya saja, kalau bisa provider-nya dimonopoli saja sama pemerintah. Tapi jangan ngarep untung.
“Kalau Rp 50 ribu per tes masih oke-lah. Mau masuk mall, masjid dan lainnya harus nunjukin tes minimal 7 hari terakhir,” ungkapnya.
Baca juga : Virus Corona Bikin Jurang Antara Si Kaya Dan Si Miskin Makin Lebar
“Paling nggak kalau pemerintah nggak mampu, yah pemegang BPJS Kesehatan yang kelas III ditanggung lah sama negara. Kelas IIsama Iyah diskon setengah harga yang sekarang, kan bisa,” usul sevanovfelix.
Isharriyandi menyarankan pemerintah menyiapkan skema subsidi tes Covid-19. “Kalau nggak gratis ya subsidi harusnya, yang bahaya di kita kan, orang yang belum atau nggak tes asumsinya negatif, ya penyebaran makin luas,” ujarnya.
“Kalau belum bisa gratis, paling tidak harga tes diturunkan,” tambah jevondelau. [ASI]
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya