Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
- Perbaikan Selesai, Kondisi Jalan Lenteng Agung Sudah Normal dan Bisa Dilewati
- Persib Mulai Susun Persiapan Hadapi Musim 2026/2027
- OTT Pejabat Imigrasi Jakbar, KPK Sita Mobil, Valas, Hingga Emas
- Erling Haaland Bisa Bawa Norwegia Bersaing di Piala Dunia 2026
- Davide Ancelotti Latih Lille, Calvin Verdonk Hadapi Tantangan Baru
PLN Ungkap Bahaya Main Layang-Layang Dekat Jaringan Listrik
Selasa, 17 Agustus 2021 22:11 WIB
Sebelumnya
Seiring komitmen itu, Tim PLN Unit Layanan Transmisi dan Gardu Induk (ULTG) Bandung Barat – Gardu Induk Bandung Utara di Kabupaten Bandung Barat membersihkan sisa layang-layang yang tersangkut pada ruas penghantar SUTT Bandung Utara-Padalarang, yang berlokasi di Jalan Hergamanah Kertamulya, Jumat (6/8/2021).
Video aksi tersebut pun viral dan menuai sambutan positif dari warganet. Apresiasi terhadap pembersihan ini menunjukkan kesadaran warga yang semakin tinggi terhadap pentingnya aspek keamanan pada infrastruktur kelistrikan.
“Kami mengapresiasi kesadaran publik akan pentingnya menjaga bersama infrastruktur kelistrikan kita," katanya.
Baca juga : BCA Permudah Layanan Dengan CS Digital
PLN juga telah bersinergi dengan pihak terkait baik TNI, Polri, serta perangkat desa untuk melakukan razia ke lokasi-lokasi rawan gangguan listrik akibat layang-layang ini.
Kegiatan ini secara berkala dilakukan di sejumlah daerah rawan layang-layang seperti misalnya di Kabupaten Garut. Tim Gabungan tersebut melakukan penyisiran pemain layang-layang di sejumlah wilayah, melakukan penyitaan layang-layang berkawat serta memberikan edukasi kepada pemain layang-layang.
Haryanto menjelaskan, sisa layang-layang yang menyangkut di jaringan transmisi bisa berdampak pada terganggunya operasional peralatan transmisi sehingga dapat menyebabkan terhentinya pasokan listrik ke pelanggan.
Baca juga : PLN Jamin Keandalan Pasokan Listrik Di Blok Rokan Riau
Kejadian ini harus segera ditangani dengan melakukan pembersihan material layangan di atas saluran tegangan tinggi atau ekstra tinggi. Saat pandemi Covid-19 ini, terjadi peningkatan gangguan akibat layang-layang.
"Untuk meminimalisir terjadinya padam, tim PLN sigap melakukan sosialisasi, edukasi, razia di sejumlah wilayah rawan layang-layang. Termasuk melakukan pembersihan layang-layang yang tersangkut di atas saluran tegangan tinggi maupun ekstra tinggi,” jelas Haryanto.
Sepanjang tahun 2020 - 2021 ini telah terjadi gangguan transmisi akibat layang-layang di wilayah kerja PLN Unit Induk Transmisi Jawa Bagian Tengah (PLN UIT JBT) sebanyak 138 kali gangguan.
Baca juga : ASEAN Rayakan 54 Tahun, Bersama Makin Tangguh Dan Sejahtera
Dengan lokasi terbanyak gangguan berada di wilayah kerja Garut, Bandung Barat dan Bandung Timur. Adapun material layang-layang yang menyangkut ini merupakan jenis layangan benang kawat, layangan ekor alumunium serta layangan berukuran besar berbenang plastik atau kasur. [FAZ]
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya