Dark/Light Mode

Setelah Jawa-Bali Turun Level

Merasa Merdeka, Padahal Covid-19 Masih Menjajah

Rabu, 25 Agustus 2021 08:10 WIB
Suasana pemakaman di TPU khusus Covid-19, Jombang, Tangerang Selatan, Banten, Selasa (24/8/2021). (Foto: Putu Wahyu Rama/RM)
Suasana pemakaman di TPU khusus Covid-19, Jombang, Tangerang Selatan, Banten, Selasa (24/8/2021). (Foto: Putu Wahyu Rama/RM)

 Sebelumnya 
“Target kita adalah pengendalian pandemi Covid-19, strategi kita sekarang tidak bicara herd immunity,” kata Luhut di acara Rakornas Apindo, kemarin.

Adapun cara pengendalian yang dilakukan pemerintah antara lain dengan 3M, 3T, mengurangi durasi kontak, dan meningkatkan proporsi populasi yang kebal atau imun melalui vaksinasi. Kata Luhut, angka reproduksi virus kini berada di level 1,2 hingga 1,5. Wabah akan terkendali apabila level reproduksinya berada di bawah angka satu.

Baca juga : Wakil Ketua MPR: Testing Dan Tracing Jangan Menurun

Pemerintah menargetkan melalui penerapan PPKM berbasis level akan menurunkan angka reproduksi Corona menjadi 0,9 pada Oktober 2021.

Tingginya penyebaran varian Delta diamini Jubir Vaksinasi Covid-19, Siti Nadia Tarmizi. Kata dia, varian Delta kini sudah menyebar di 29 provinsi. Nadia menyebut, ada beberapa varian Corona yang ditemukan di Indonesia. Di antaranya, varian Alfa dan Beta, serta dua varian of interest yaitu Eta dan Kappa. Namun, yang paling banyak ditemukan adalah varian Delta dengan nama ilmiah B16 17.2.

Baca juga : Jumlah Penindakan Turun, KPK Akui Terkendala Pandemi Covid-19

“29 provinsi melaporkan adanya varian Delta ini,” kata Nadia, kemarin.

Menurut Nadia, sebaran varian Delta terbanyak di DKI Jakarta. Selanjutnya ada di Jawa Barat dan Jawa Tengah. Untuk wilayah Nusa Tenggara Timur, Nadia mengingatkan, untuk hati-hati. Mengingat kasus varian Delta ditemukan cukup banyak di wilayah tersebut.

Baca juga : Mayoritas Daerah Turun Level PPKM, DIY Dan Bali Masih Ngendon Di Level 4

Epidemiolog dari Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Indonesia (FKM UI), Iwan Ariawan mengingatkan masyarakat jangan sampai kebablasan merespons penurunan status level PPKM. Jangan sampai masyarakat terlena apalagi merasa merdeka dari Corona. Kata dia, Corona masih menyebar apalagi mengingat virus Corona yang selalu bermutasi dan efikasi vaksin yang ada.
 Selanjutnya 

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.