Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
Tinjau Vaksinasi Massal UNISA Yogyakarta
Kapolri: Penurunan Kasus Covid Karena Langkah Extraordinary Pemerintah
Rabu, 25 Agustus 2021 16:05 WIB
RM.id Rakyat Merdeka - Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto dan Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo meninjau langsung pelaksanaan vaksinasi massal di Universitas Aisyiyah (UNISA) Yogyakarta, Rabu (25/8).
Dalam kesempatan itu, Sigit menyampaikan apresiasi kepada Ketua Umum PP Muhammadiyah Haedar Nashir dan Rektor UNISA Warsiti beserta personel TNI-Polri, yang telah terlibat aktif membantu akselerasi program vaksinasi pemerintah, demi mewujudkan herd immunity terhadap virus Corona.
"Baru saja kami melihat langsung kegiatan vaksinasi bersama. Untuk itu, saya mengucapkan terima kasih dan apresiasi setinggi-tingginya kepada seluruh pihak yang telah membantu atas terselenggaranya acara ini," tutur Sigit, Rabu (24/8).
Eks Kapolda Banten ini mengungkapkan, saat ini Indonesia telah mengalami tren penurunan Covid-19 yang cukup signifikan.
Baca juga : Tinjau Vaksinasi Di Kaltim, Jokowi Pastikan Pasokan Vaksin Aman
Sampai tanggal 24 Agustus 2021, kasus konfirmasi harian sudah turun lebih dari 66 persen menjadi 19.106 kasus per hari. Penurunan juga terjadi pada Bed Occupancy Rate (BOR), sebesar 32 persen.
Menurut Sigit, penurunan kasus Covid-19 ini dapat terjadi karena berbagai langkah-langkah extraordinary yang telah dilaksanakan pemerintah dengan dukungan penuh dari seluruh elemen masyarakat.
Mulai dari penguatan protokol kesehatan 3M (memakai masker, mencuci tangan, dan menjaga jarak), 3T (testing, tracing, treatment), Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Mikro, PPKM Darurat, Hingga PPKM level 1-4.
"Yang dilanjutkan sampai saat ini dengan pelonggaran-pelonggaran yang diberikan secara bertahap sebagai bentuk kewaspadaan dan kehati-hatian pemerintah agar tidak terjadi lonjakan Covid-19 kembali," imbuh mantan Kabareskrim itu.
Baca juga : Warning Kapolri: Prokes Sektor Ekonomi Kudu Ketat
Sigit menekankan, bagi daerah yang berhasil menurunkan level berdasarkan hasil assesmen situasi atau standar WHO (World Health Organization), secara otomatis akan mendapat pelonggaran. Dengan begitu, aktivitas ekonomi masyarakat bisa kembali berjalan dengan baik.
Nah, untuk mempertahankan hal ini, diingatkan Sigit, diperlukan komitmen dan tanggung jawab bersama antara pemerintah dan masyarakat agar tetap menahan laju pertumbuhan Covid-19. "Tentunya ini menjadi tanggung jawab bersama antara pemerintah dengan masyarakat," tutur Sigit.
Kegiatan serbuan vaksinasi ini dilaksanakan atas kerjasama Dinkes Provinsi DIY, Pemprov DIY dan UNISA dengan TNI-Polri mulai tanggal 25 sampai dengan 28 Agustus 2021.
Adapun, target vaksinasi ini sebanyak 6.500 orang dengan sasaran yaitu pelajar, mahasiswa, dosen, keluarga besar UNISA, dan masyarakat umum.
Baca juga : Tinjau Vaksinasi Di Kulonprogo, Kapolri Imbau Sektor Ekonomi Terapkan Prokes Ketat
Stok vaksin yang dipersiapkan dalam kegiatan ini sebanyak 6.500 dosis jenis sinovac. Petugas vaksinator yang dilibatkan dalam kegiatan ini sejumlah 72 orang. [OKT]
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya