Dark/Light Mode

Sertifikat Vaksin Jokowi Bocor di Medsos, Begini Respon Istana

Jumat, 3 September 2021 15:25 WIB
Presiden Jokowi. (Foto: Ist)
Presiden Jokowi. (Foto: Ist)

RM.id  Rakyat Merdeka - Sertifikat vaksin Presiden Joko Widodo (Jokowi) bocor dan tersebar di media sosial. Nomor induk kependudukan (NIK) mantan Wali Kota Solo itu pun terlihat jelas. Juru Bicara Presiden Fadjroel Rachman menyayangkan tersebarnya data pribadi kepala negara.

"Menyayangkan kejadian beredarnya data pribadi tersebut. Berharap pihak terkait segera melakukan langkah khusus untuk mencegah kejadian serupa," ujar Fadjroel saat dihubungi, Jumat (3/9).

Berita Terkait : Presiden Jokowi Apresiasi Konser 48 Tahun God Bless

Dia juga mengharapkan pihak terkait melakukan evaluasi mengenai perlindungan data. Sebab, pemerintah wajib merahasiakan data penduduk. "Termasuk melindungi data milik masyarakat," tegas dia.

Seperti diketahui, sertifikat vaksin pertama dan kedua Presiden Jokowi beredar di media sosial. Nomor NIK Jokowi juga terpampang di dalamnya. Di bagian bawah sertifikat tersebut, ada logo KPC-PEN, Kementerian Kominfo, Kementerian Kesehatan, dan Kementerian BUMN.

Berita Terkait : Megawati Minta Jokowi Tetap Tegar Tangani Pandemi

Di media sosial juga terlihat pihak yang mengeluarkan vaksin berasal dari Klinik Husada Setia Waspada (Paspampres). [OKT]