Dewan Pers

Dark/Light Mode

Vaksinasi Di Desa Banyak Tantangannya

Jumat, 10 September 2021 07:50 WIB
Wakil Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi (Wamendes PDTT) Budi Arie Setiadi dalam Focus Group Discussion (FGD) yang digelar Rakyat Merdeka secara virtual, Kamis  (9/9/2021). (Foto: rm.id)
Wakil Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi (Wamendes PDTT) Budi Arie Setiadi dalam Focus Group Discussion (FGD) yang digelar Rakyat Merdeka secara virtual, Kamis (9/9/2021). (Foto: rm.id)

RM.id  Rakyat Merdeka - Berbeda dengan di kota, vaksinasi di desa banyak tantangannya. Karena dari sisi geografis maupun demografisnya berbeda-beda.

Soal ini, Wakil Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi (Wamendes PDTT) Budi Arie Setiadi mengaku punya kiat-kiat khusus. Ia memaparkannya dalam Focus Group Discussion (FGD) yang digelar Rakyat Merdeka secara virtual, tadi malam.

FGD bertajuk “Memacu Vaksinasi Di Desa” ini dipandu oleh Direktur Rakyat Merdeka Kiki Iswara. Acara ini disiarkan secara langsung di berbagai platform media sosial Rakyat Merdeka.

Berita Terkait : Tinjau Vaksinasi Di Wajo, Jokowi Ingatkan Tetap Jaga Prokes

“Kenapa memacu vaksinasi di desa?” ucap Budi Arie, mengawali paparannya.

Karena, sebut dia, berdasarkan data dari Kementerian Kesehatan dan Satgas Covid-19, per kemarin baru sekitar 100 juta lebih warga yang sudah divaksin dosis pertama. Sebanyak 39 juta di antaranya sudah divaksin dosis lengkap. Sementara untuk mencapai herd immunity harus 208 juta orang yang disuntik vaksin.

“100 juta yang divaksin ini kan baru daerah perkotaan yang besar. Belum menyentuh daerah anglomerasi. Belum lagi menyentuh daerah pedesaan,” ujar Ketua Umum Projo ini.

Berita Terkait : Percepat Vaksinasi Di Papua, IPDN Dan TNI-AL Kirim Satgas

Nah, untuk mempercepat realisasi vaksinasi itu, Kemendes PDTT menggenjot vaksinasi di pedesaan. Untuk melakukan vaksinasi di pedesaan, Kemendes PDTT menggandeng Gabungan Pengusaha Kelapa Sawit Indonesia (GAPKI) hingga TNI dan Polri. Fokus mereka di desa-desa wilayah perkebunan terutama perkebunan sawit di 17 provinsi. Dari Aceh hingga Papua.

Kegiatan ini akan dibuka langsung oleh Presiden Jokowi, dua pekan mendatang. Atau Jumat (24/9) depan. Targetnya, 7 juta warga bisa divaksinasi dalam waktu satu minggu.

Pekerjaan ini tentu tidak ringan. Karena menurut Budi Arie, vaksinasi di desa jauh berbeda dengan di kota. Setiap desa punya keunikan dan tantangan tersendiri. Kondisi geografis dan demografisnya beragam.
 Selanjutnya